BERITA TERKINI
Kapolri Paparkan Sikap Bebas Aktif Indonesia untuk Perdamaian Global dan Penguatan Ekonomi Nasional

Kapolri Paparkan Sikap Bebas Aktif Indonesia untuk Perdamaian Global dan Penguatan Ekonomi Nasional

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memaparkan peran aktif Pemerintah Indonesia dalam menjaga perdamaian global di tengah eskalasi konflik internasional, sekaligus langkah-langkah yang ditempuh untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Pernyataan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Silaturahmi Ramadhan bersama DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat di Bekasi. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen Indonesia sebagai negara nonblok yang menjalankan politik luar negeri bebas aktif, dengan tujuan berkontribusi pada penyelesaian konflik global.

Kapolri menyoroti meningkatnya kompleksitas geopolitik yang dapat mengganggu stabilitas dunia. Ia menyebut eskalasi ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sebagai perhatian serius karena dinilai berpotensi menjadi ancaman bagi stabilitas global. Menurutnya, Indonesia terus menggalakkan diplomasi aktif untuk meredakan situasi.

Dalam konteks konflik Palestina dan Israel, Kapolri menyampaikan bahwa Indonesia mendorong solusi dua negara (two state solution) sebagai salah satu inisiatif yang dinilai dapat menjadi jalan menuju perdamaian. Ia juga menegaskan konsistensi Indonesia dalam menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Selain agenda perdamaian, Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah memprioritaskan penguatan ekonomi dalam negeri agar tidak terlalu terdampak fluktuasi ekonomi global. Salah satu upaya yang disebutkan adalah keberhasilan negosiasi penurunan tarif impor dari Amerika Serikat terhadap produk Indonesia, dari 32 persen menjadi 19 persen, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.

Pemerintah, kata Kapolri, juga merencanakan dorongan program hilirisasi di berbagai sektor industri, mencakup industri otomotif, baterai listrik, hingga peningkatan lifting minyak. Hilirisasi ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah produk domestik dan menciptakan lapangan kerja.

Melalui program Astacita, pemerintah disebut berupaya mendorong kemandirian pangan dan energi agar Indonesia tidak bergantung pada negara lain. Kapolri menilai kemandirian tersebut penting sebagai fondasi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

Di hadapan kelompok buruh, Kapolri turut menyampaikan pesan agar serikat pekerja bersatu dan menjaga iklim investasi. Ia menekankan pentingnya kondisi investasi yang kondusif untuk menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kapolri juga meminta para pekerja terus mempersiapkan diri melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, peningkatan kapasitas diperlukan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di tingkat global yang menuntut adaptasi dan inovasi berkelanjutan.

Dalam situasi global yang tidak menentu, Kapolri menegaskan Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dengan mengelola sumber daya alam secara optimal demi kesejahteraan masyarakat dan bangsa.