BERITA TERKINI
Kontribusi Tokopedia ke Keuangan GoTo pada 2025: Fee E-commerce Rp820 Miliar dan Bagian Laba Entitas Asosiasi

Kontribusi Tokopedia ke Keuangan GoTo pada 2025: Fee E-commerce Rp820 Miliar dan Bagian Laba Entitas Asosiasi

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memaparkan kinerja keuangan tahun buku 2025, termasuk kontribusi Tokopedia terhadap keuangan perseroan setelah status Tokopedia berubah menjadi entitas asosiasi sejak Februari 2024.

Tokopedia tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan GOTO sejak Februari 2024. Perubahan ini terjadi seiring masuknya TikTok sebagai pemegang saham 75,01% Tokopedia melalui penyerapan saham baru, sementara GoTo mempertahankan kepemilikan 24,99% yang bersifat non-dilutif.

Meski tidak lagi menjadi entitas anak, Tokopedia tetap memberi kontribusi kepada GOTO melalui dua jalur utama. Pertama, GOTO berhak menerima arus kas dari Tokopedia dalam bentuk imbalan jasa e-commerce yang dibayarkan setiap kuartal. Kedua, GOTO mencatat bagian laba atau rugi Tokopedia secara proporsional sesuai porsi kepemilikan sahamnya.

Pada 2025, nilai imbalan jasa e-commerce yang diterima GOTO tercatat Rp820 miliar, meningkat 32% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp622 miliar. Manajemen menjelaskan, dekonsolidasi Tokopedia baru efektif pada Februari 2024 sehingga perolehan imbalan jasa e-commerce pada 2024 tidak mencerminkan periode 12 bulan penuh. Selain itu, pendapatan dari pos ini disebut tidak disertai beban, sehingga berdampak langsung positif terhadap laba dan arus kas perseroan.

Kontribusi lainnya terlihat pada pos bagian laba/(rugi) entitas asosiasi dan ventura bersama. GOTO membukukan keuntungan Rp249 miliar per Desember 2025, berbalik dari rugi Rp2,3 triliun. Salah satu pendorongnya adalah Tokopedia yang sebagai entitas asosiasi GOTO membukukan laba sebesar Rp600 miliar sepanjang 2025.

Dalam paparan kinerja daring pada Rabu malam (11/3), manajemen GOTO juga menyampaikan Tokopedia mencatat laba bersih Rp2,4 triliun pada kuartal keempat 2025. Peningkatan tersebut disebut dipengaruhi pos non-operasional, seperti pendapatan bunga dan pendapatan selisih kurs.

Direktur Keuangan GOTO Simon Ho menyatakan perseroan menerima pendapatan fee setiap kuartal berdasarkan GMV (gross merchandise value) gabungan bisnis Tokopedia dan TikTok Shop. Skema ini merupakan bagian dari perjanjian yang membuat GOTO tetap memperoleh imbalan jasa e-commerce sekaligus mencatat bagian laba/rugi Tokopedia sesuai perlakuan akuntansi atas entitas asosiasi.