Tingkat literasi dan inklusi keuangan di sektor asuransi masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Surabaya yang mencatat pertumbuhan ekonomi cukup pesat. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk memperkuat pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya perlindungan finansial.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan literasi dan inklusi keuangan dalam program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang digelar di Universitas Ciputra, Surabaya, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta pengurus kampus.
Dalam program edukasi ini, peserta mendapatkan materi tentang pentingnya memiliki perlindungan asuransi serta cara mengakses layanan keuangan secara lebih luas. Kegiatan tersebut turut melibatkan BRI Insurance sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan literasi keuangan di Indonesia.
Deputy Division Head of Development & Operational Business Division BRI Insurance, Ari Pratama, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, terutama di kalangan mahasiswa dan masyarakat yang belum banyak tersentuh edukasi keuangan.
“Dengan adanya literasi dan inklusi keuangan asuransi ini, saya berharap para mahasiswa beserta semua lapisan masyarakat sekitar dapat memahami, memiliki, serta merasakan manfaat dari perlindungan yang aman dan sesuai di masa mendatang,” kata Ari dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Ari menambahkan, program edukasi ini juga menyasar kelompok masyarakat lain seperti komunitas, santri, hingga warga di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sementara itu, Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor asuransi. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendorong masyarakat semakin memahami manfaat layanan keuangan formal.
Budi menjelaskan, BRI Insurance menyediakan berbagai produk asuransi kerugian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk perlindungan aset pribadi maupun aset usaha. “Semua aset bisa kita cover, bahkan sekarang BRI Insurance juga dapat melindungi atau mengcover aset-aset yang ada di tempat usaha Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya.
Selain itu, layanan asuransi disebut dirancang agar lebih mudah diakses, mulai dari proses pembelian polis hingga pengajuan klaim yang ditangani oleh tim berpengalaman.
Sebagai perusahaan asuransi nasional, BRI Asuransi Indonesia menyatakan terus memperkuat perannya sebagai mitra perlindungan bagi masyarakat. Komitmen ini, menurut perusahaan, sejalan dengan transformasi untuk menjadi penyedia layanan asuransi yang terpercaya sekaligus mendukung penguatan industri asuransi nasional dan agenda literasi keuangan di Indonesia.

