BERITA TERKINI
Literasi Keuangan Disorot di International Women’s Day 2026 sebagai Kunci Kemandirian Perempuan

Literasi Keuangan Disorot di International Women’s Day 2026 sebagai Kunci Kemandirian Perempuan

Literasi keuangan kembali menjadi sorotan dalam peringatan International Women’s Day (IWD) 2026. Topik ini dinilai berperan penting dalam mendorong kesetaraan gender, meski masih kerap terabaikan dalam diskusi pemberdayaan perempuan.

Kemampuan memahami cara kerja uang—mulai dari menghasilkan, mengelola, menabung, hingga berinvestasi—dipandang dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk meraih kemandirian finansial dan membangun masa depan yang lebih aman.

Tema kampanye IWD tahun ini, Give to Gain, menekankan pentingnya memberikan akses dan edukasi finansial kepada perempuan. Harapannya, pengetahuan tersebut tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga keluarga, komunitas, hingga perekonomian global.

Merujuk laman resmi International Women’s Day, literasi keuangan membantu perempuan mengambil keputusan penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengatur anggaran rumah tangga, merencanakan tabungan, dan menentukan pilihan investasi.

Dengan pemahaman finansial yang lebih baik, perempuan dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menutup kesenjangan kekayaan, mengembangkan karier, membangun bisnis, mendukung kesejahteraan keluarga, serta memiliki suara yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan ekonomi. Dalam konteks ini, literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung, tetapi juga kemandirian dan rasa percaya diri.

Meski demikian, kesenjangan literasi keuangan masih terjadi. Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde menyoroti adanya perbedaan tingkat literasi keuangan antara laki-laki dan perempuan. Berdasarkan survei konsumen di Eropa, lebih dari 50 persen masyarakat disebut belum memiliki pemahaman finansial yang kuat, dan sekitar 60 persen dari kelompok tersebut adalah perempuan.