BERITA TERKINI
Neraca Dagang Mei 2025 Diproyeksi Surplus US$2,91 Miliar, Ekspor-Impor Diperkirakan Meningkat

Neraca Dagang Mei 2025 Diproyeksi Surplus US$2,91 Miliar, Ekspor-Impor Diperkirakan Meningkat

Neraca perdagangan Indonesia diproyeksikan mencatat surplus sebesar US$2,91 miliar pada Mei 2025. Proyeksi ini lebih tinggi dibandingkan surplus US$160 juta pada April 2025, seiring moderasi impor produk permesinan.

Di sisi ekspor, kinerja diperkirakan meningkat dengan dukungan normalisasi hari kerja setelah libur Idulfitri. Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Andry Asmoro memperkirakan ekspor tumbuh 0,7% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan naik 8,38% secara bulanan (month-on-month/mom). Menurutnya, kenaikan bulanan mencerminkan normalisasi aktivitas kerja pascalibur Idulfitri.

Sementara itu, pertumbuhan tahunan disebut dipengaruhi antisipasi tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mendorong peningkatan ekspor. Meski demikian, Asmoro menilai laju ekspor tetap berpotensi terbatas karena moderasi harga komoditas, khususnya batu bara, minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO), dan nikel, serta kondisi aktivitas manufaktur yang lesu dengan Purchasing Managers' Index (PMI) masih berada di wilayah kontraksi.

Asmoro juga memproyeksikan ekspor Indonesia ke pasar utama tumbuh moderat pada Mei 2025. Ekspor ke mitra dagang selain Amerika Serikat—yang mencakup 57% dari total ekspor—diperkirakan meningkat 1,3% (yoy). Adapun ekspor ke Amerika Serikat diperkirakan tetap tumbuh positif hingga 25 Mei, didorong oleh antisipasi tarif Trump.