Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai isu ancaman penurunan level indeks saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) berkaitan dengan adanya kesenjangan pemahaman antara pemangku kepentingan di dalam negeri dan lembaga pemeringkat. OJK mendorong perlunya rekonsiliasi yang efektif agar persepsi investor global dan pelaku pasar domestik dapat selaras.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan dinamika yang terjadi di pasar keuangan, khususnya pasar modal, dalam beberapa waktu terakhir tidak muncul secara tiba-tiba. Menurutnya, persoalan tersebut telah dipengaruhi oleh berbagai faktor yang sudah berlangsung sebelumnya.
Dian menyebut sejumlah aspek yang berdampak signifikan terhadap kinerja pasar modal Indonesia, mulai dari gejolak ekonomi global dan domestik, kondisi makroekonomi, hingga praktik-praktik yang dijalankan di pasar modal. Dalam konteks penilaian lembaga pemeringkat maupun penyedia indeks global, ia menekankan pentingnya langkah cepat untuk mencari solusi yang tepat.
“Artinya memang, kadang-kadang mungkin distance thinking antara kita dengan rating agency itu merupakan persoalan-persoalan yang harus justru direkonsiliasi. Harus segera ditemukan jawaban-jawabannya itu secara lebih tepat,” ujar Dian dalam kegiatan economy outlook, Selasa (10/2/2026).

