BERITA TERKINI
OJK NTT Perluas Galeri Investasi Digital di Kampus untuk Perkuat Literasi Pasar Modal

OJK NTT Perluas Galeri Investasi Digital di Kampus untuk Perkuat Literasi Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital melalui perluasan Galeri Investasi Digital Bursa Efek Indonesia (BEI) di lembaga pendidikan di daerah. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau generasi muda dan sivitas akademika, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem pasar modal yang lebih inklusif.

Kepala OJK Provinsi NTT, Yan Jimmy Hendrik Simarmata, mengatakan galeri investasi diharapkan dapat menjadi penghubung antara dunia akademik, industri jasa keuangan, dan masyarakat. “Galeri investasi diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik, industri jasa keuangan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan di Kupang, Selasa (10/2).

Pernyataan tersebut disampaikan saat OJK NTT bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Ngada meresmikan Galeri Investasi Digital BEI di Kampus Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Flores, Bajawa, Kabupaten Ngada. Menurut Yan, kehadiran galeri investasi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi, literasi, dan informasi pasar modal di tingkat daerah.

Ia juga memaparkan perkembangan jumlah investor di NTT. Berdasarkan data OJK dan BEI hingga Desember 2025, terdapat 143.000 Single Investor Identification (SID) yang berasal dari Provinsi NTT, meningkat 39,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan peresmian galeri investasi di STIPER Flores, jumlah Galeri Investasi Digital BEI yang beroperasi di Provinsi NTT kini mencapai 21 galeri. Seluruhnya tersebar di lima kabupaten/kota dan berada di lingkungan pendidikan.

Yan menegaskan OJK bersama pemangku kepentingan akan melanjutkan penguatan kolaborasi untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Upaya tersebut, menurutnya, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi NTT.

Sementara itu, Bupati Ngada Raymundus Bena menyampaikan apresiasi atas peresmian Galeri Investasi Digital BEI di STIPER Flores. Ia menilai inisiatif ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, otoritas, pelaku industri jasa keuangan, dan institusi pendidikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Raymundus juga menilai kehadiran galeri investasi sebagai langkah strategis untuk mempercepat akses keuangan di daerah serta memperluas edukasi pasar modal kepada masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai calon investor muda. “Kehadiran Galeri Investasi Digital BEI di Kabupaten Ngada diharapkan dapat menjadi pusat edukasi, literasi, dan informasi pasar modal bagi masyarakat setempat sekaligus mendukung pembentukan karakter investor muda yang menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, etika, dan perlindungan konsumen,” katanya.

Peresmian di Kampus STIPER Flores turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi NTT yang diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT Alexander B. Koroh, Kepala Kantor Perwakilan BEI Provinsi NTT Adevi Sabath Sofani, serta Branch Representative PT Phintraco Sekuritas Kupang Imadudin Abdul Rochim.