BERITA TERKINI
OJK Purwokerto Gelar Puncak Gebyar Ramadan Syariah 2026 di Purbalingga

OJK Purwokerto Gelar Puncak Gebyar Ramadan Syariah 2026 di Purbalingga

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto menggelar puncak Gebyar Ramadan Syariah (Gerak Syariah) 2026 bertema “Membuka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah” di Taman Kota Usman Janatin, Purbalingga, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya di wilayah eks-Karesidenan Banyumas.

Pelaksanaan Gerak Syariah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain pemerintah daerah, Kementerian Agama, Lembaga Jasa Keuangan Syariah, Masyarakat Ekonomi Syariah, serta lembaga, asosiasi, dan instansi terkait lainnya. OJK menilai kolaborasi lintas pihak diperlukan agar edukasi keuangan syariah menjangkau masyarakat lebih luas.

Kepala OJK Purwokerto Haramain Billady menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kampanye edukasi yang sebelumnya telah dilakukan melalui sejumlah program literasi keuangan. Program yang telah berjalan antara lain penyuluhan kepada penyuluh agama Islam, edukasi melalui siaran radio, serta literasi keuangan di pondok pesantren.

“Ini merupakan satu rangkaian dari kampanye kami untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat di wilayah eks-Karesidenan Banyumas dan Purbalingga,” ujar Haramain.

Dalam festival ini, sejumlah lembaga turut berpartisipasi memberikan edukasi kepada masyarakat, di antaranya Bank Indonesia, OJK Purwokerto, dan Pegadaian. Kegiatan juga diisi dengan festival UMKM, expo lembaga jasa keuangan, serta final lomba hadroh.

OJK menyebut tingkat literasi masyarakat terhadap keuangan syariah sudah cukup baik, namun pemanfaatan produk keuangan syariah masih perlu ditingkatkan. “Literasinya sudah cukup baik, tetapi penggunaan atau inklusinya masih perlu ditingkatkan. Karena itu kami terus melakukan berbagai kegiatan edukasi agar masyarakat tidak hanya tahu, tetapi juga memanfaatkan produk keuangan syariah,” kata Haramain.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Gerak Syariah di Purbalingga. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kolaborasi positif antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat.

“Ini merupakan momen yang sangat baik. Kolaborasi ini terimplementasi dengan luar biasa, apalagi diselenggarakan di Taman Usman Janatin yang menjadi salah satu jantung kota Purbalingga,” kata Dimas.

Ia juga menilai kegiatan tersebut turut menggerakkan perekonomian masyarakat kecil, terutama pelaku UMKM yang terlibat. “Kegiatan ini juga menggeliatkan ekonomi kecil kita, terutama teman-teman UMKM,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap festival literasi keuangan syariah ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai produk-produk keuangan berbasis syariah, termasuk yang dimiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Kami berharap masyarakat semakin mengetahui produk-produk keuangan syariah yang ada, dan yang sudah tahu bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Dimas.

Selain edukasi, acara juga menghadirkan hiburan dan kompetisi kreatif, seperti lomba hadroh, kentongan religi, lomba dakwah, hingga penampilan band pada malam hari. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin setiap tahun agar edukasi keuangan syariah semakin luas dan berkelanjutan.