Upaya memperkuat literasi keuangan syariah di lingkungan akademisi dilakukan melalui pelatihan bersertifikat Associate Wealth Planner Syariah yang digelar di Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Hannah Asa Indonesia dengan OJK Sulawesi Tengah.
Pelatihan berlangsung selama dua hari, pada 4–5 Maret 2026, dan diikuti dosen serta tenaga kependidikan di Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia syariah, sekaligus mendorong peran akademisi dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah.
Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, menyampaikan bahwa edukasi keuangan perlu diperluas melalui keterlibatan aktif akademisi. Menurutnya, literasi keuangan tidak semestinya hanya berada pada ranah regulator atau terbatas di ruang kelas.
“Edukasi keuangan tidak boleh berhenti di regulator atau di ruang kelas semata, tetapi harus hidup di tengah masyarakat,” kata Mardiyah saat membuka kegiatan.
Materi yang diberikan mencakup perencanaan kekayaan Islam, risiko dan asuransi, dana pensiun, serta topik wakaf dan waris. Peserta juga memperoleh edukasi terkait pasar modal yang aman dan bertanggung jawab bersama Bursa Efek Indonesia.

