BERITA TERKINI
Peringatan Nuzulul Quran di Tuban, Didik Prasetiyono Minta Kader Perkuat Kepedulian Sosial di Tengah Tekanan Ekonomi

Peringatan Nuzulul Quran di Tuban, Didik Prasetiyono Minta Kader Perkuat Kepedulian Sosial di Tengah Tekanan Ekonomi

TUBAN — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengajak kader partai untuk semakin dekat dengan masyarakat dan memperkuat kepedulian sosial di tengah situasi ekonomi global yang dinilai penuh tantangan.

Pesan itu disampaikan Didik saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran 1447 H yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Rabu (11/3/2026), di Kantor DPC PDI Perjuangan Tuban. Kegiatan tersebut dirangkai dengan sarasehan dan buka puasa bersama.

Acara dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban Ony Setiawan SE, yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil XII, Sekretaris DPC Kusmen, serta jajaran pengurus partai, di antaranya Andi Hartanto dan Taim. Sejumlah pengurus PAC dan kader dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tuban juga turut hadir.

Dalam suasana Ramadan, Didik menekankan bahwa peringatan Nuzulul Quran tidak sekadar seremonial keagamaan. Menurutnya, momentum turunnya Al-Quran mengajarkan nilai keadilan, kejujuran, dan keberpihakan kepada kelompok yang lemah.

“Peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar seremonial keagamaan. Ini adalah pengingat bahwa perjuangan politik harus berpijak pada nilai kemanusiaan dan kepedulian kepada rakyat, terutama kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan,” ujar Didik.

Didik juga menyinggung situasi global yang dinilainya memicu kenaikan harga energi dan berpotensi berdampak pada biaya hidup masyarakat. Ia meminta kader bersikap lebih peka terhadap kebutuhan warga, terutama di daerah yang banyak bergantung pada sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi pesisir seperti Tuban.

“Kita harus semakin peka. Dalam situasi seperti sekarang, rakyat membutuhkan kehadiran dan kepedulian. Hal-hal yang tidak mendesak bisa ditunda, yang seremonial bisa dikurangi. Yang utama adalah menjaga daya tahan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kader diharapkan hadir sebagai bagian dari solusi sosial melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar, membantu warga yang membutuhkan, serta memperkuat solidaritas sosial.

Dalam kesempatan yang sama, Didik menilai Kabupaten Tuban memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, mengingat adanya berbagai proyek industri dan investasi besar. Karena itu, ia menekankan agar pembangunan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, baik melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan, maupun menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Pembangunan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Selain sarasehan, kegiatan juga diisi tausiyah Ramadan oleh Nurul Yaqin Anas SAg MPd, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah sekaligus Ketua KUA Kecamatan Merakurak. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa peristiwa Nuzulul Qur’an menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kepedulian kepada sesama, terutama kaum duafa.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama. Menutup sambutannya, Didik berharap peringatan Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi kader untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan memperdalam pengabdian kepada masyarakat.

“Partai harus hadir bukan hanya dalam politik, tetapi juga dalam kerja-kerja kemanusiaan. Ketika rakyat menghadapi kesulitan, di situlah kader harus berada,” pungkasnya.