BERITA TERKINI
PT SMI Luncurkan Obligasi Ritel Infrastruktur ORIS, Tawarkan Kupon 5,60% dan 6,05%

PT SMI Luncurkan Obligasi Ritel Infrastruktur ORIS, Tawarkan Kupon 5,60% dan 6,05%

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI, Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, resmi meluncurkan Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS). Instrumen ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I PT SMI Tahap II Tahun 2026 dengan target indikasi penerbitan hingga Rp300 miliar.

Peluncuran ORIS digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (9/3/2026). Acara tersebut dihadiri Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah, Direktur Operasional dan Keuangan Aradita Priyanti, Direktur Manajemen Risiko Pradana Murti, serta perwakilan dari Joint Lead Underwriter.

PT SMI menyatakan peluncuran ORIS menegaskan peran perseroan sebagai Development Finance Institution (DFI) yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sejak berdiri pada 2009, PT SMI disebut mengakselerasi pembangunan di sektor infrastruktur strategis, mulai dari transportasi, energi terbarukan, kesehatan, hingga penyediaan air minum, melalui skema pembiayaan inovatif dan mobilisasi pendanaan dari berbagai sumber.

Dalam perannya sebagai instrumen strategis negara, PT SMI juga berfungsi sebagai fiscal tool untuk mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur dengan tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional. Mandat ini, menurut perseroan, kembali ditekankan pada momentum HUT ke-17 PT SMI pada 26 Februari 2026, dengan arahan agar perusahaan memiliki kerangka dampak yang nyata.

PT SMI mencatat telah aktif menerbitkan obligasi sejak 2014, namun partisipasi investor institusional masih dominan dibanding investor individual. ORIS diluncurkan untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi investor ritel agar dapat berkontribusi langsung dalam pembiayaan proyek-proyek yang dinilai berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan ORIS diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas basis investor domestik. “ORIS merupakan manifestasi dari transformasi PT SMI sebagai DFI yang inklusif, di mana kami memperluas akses bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan nasional,” ujarnya. Ia menambahkan, penerbitan ORIS diharapkan dapat memperdalam peran pasar keuangan nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Perseroan menyatakan seluruh dana yang dihimpun melalui ORIS akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang memiliki dampak sosial dan lingkungan, sesuai Sustainable Funding Framework PT SMI. Proyek yang dimaksud mencakup sektor “hijau” seperti energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan, serta sektor “sosial” seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, dan penyediaan air bersih. Kerangka pendanaan ini disebut menjamin prinsip keberlanjutan, akuntabilitas, dan transparansi.

ORIS juga didukung peringkat nasional idAAA dari Pefindo. Direktur Manajemen Risiko PT SMI Pradana Murti menegaskan penerbitan ORIS tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang kuat. Menurutnya, dana ORIS akan dialokasikan pada proyek yang telah melalui penilaian risiko ketat, meliputi kelayakan finansial, dampak sosial-lingkungan, serta keberlanjutan jangka panjang. Ia menambahkan, perseroan ingin investor ritel memperoleh instrumen dengan profil risiko terukur sekaligus keyakinan bahwa investasinya dikelola secara akuntabel.

Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI Aradita Priyanti menyampaikan bahwa melalui ORIS, masyarakat tidak hanya berinvestasi untuk kepentingan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan nasional, mulai dari akses layanan dasar, konektivitas wilayah, hingga kualitas lingkungan yang lebih baik. Ia menilai partisipasi ritel dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap pembangunan sekaligus memperkuat literasi dan kedewasaan investasi nasional.

Dalam rangka penawaran umum, PT SMI bersama Joint Lead Underwriter—PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.—akan menggelar sosialisasi dan roadshow di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Head of Corporate Finance PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Kristanto Cahyadi mengatakan roadshow bertujuan memberi pemahaman menyeluruh kepada calon investor.

Kristanto menyebut ORIS menawarkan tenor 1 tahun dan 3 tahun dengan kupon masing-masing 5,60% dan 6,05% per tahun. Nilai minimum pemesanan ditetapkan Rp5 juta, dengan kelipatan Rp1 juta untuk setiap tambahan pemesanan.

Melalui ORIS, PT SMI menyatakan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam pembiayaan pembangunan berkelanjutan. Perseroan berharap instrumen ini turut memperdalam pasar keuangan domestik, membangun ekosistem investasi yang lebih inklusif, serta memperkuat struktur pendanaan jangka panjang yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.