BERITA TERKINI
Sinarmas Asset Management: 2026 Diproyeksikan Jadi Masa Transisi Ekonomi Global

Sinarmas Asset Management: 2026 Diproyeksikan Jadi Masa Transisi Ekonomi Global

Direktur Utama Sinarmas Asset Management Alex Setyawan WK memperkirakan tahun 2026 akan menjadi periode transisi penting bagi perekonomian global. Ia menilai perubahan kebijakan suku bunga, perkembangan teknologi, serta dinamika geopolitik akan terus membentuk arah pasar keuangan dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Alex dalam agenda Market Outlook – The Art of Harmony 2026: “Economic Fengshui & Strategic Allocation in a New Global Cycle”, sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Menurut Alex, di tengah kondisi pasar yang semakin kompleks, investor perlu menemukan keseimbangan atau harmoni dalam strategi investasi. Upaya itu mencakup pengelolaan risiko yang disiplin, diversifikasi global, serta pemilihan instrumen investasi yang memiliki fundamental kuat dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan bahwa industri pengelolaan investasi di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif seiring peningkatan literasi keuangan dan partisipasi investor di pasar modal. Per Januari 2026, total dana kelolaan industri manajemen investasi di Indonesia tercatat mencapai lebih dari Rp1.058 triliun, dengan jumlah produk sebanyak 2.385 produk dan total nasabah lebih dari 20 juta.

Alex menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap instrumen investasi yang dikelola secara profesional. Ia juga menyoroti peran strategis industri manajer investasi dalam mendukung pengembangan pasar keuangan nasional.

Di tengah perkembangan itu, Alex mengatakan Sinarmas Asset Management terus memperkuat posisinya sebagai salah satu manajer investasi di Indonesia. Perusahaan saat ini mengelola dana kelolaan sekitar Rp65 triliun, dengan pertumbuhan kinerja didorong strategi pengelolaan investasi yang disiplin, inovasi produk, serta penguatan jaringan distribusi melalui berbagai mitra strategis.

Selain itu, perusahaan disebut mengembangkan solusi investasi yang memberi akses kepada investor Indonesia terhadap peluang investasi global. Dalam acara Market Outlook 2026, Sinarmas Asset Management memperkenalkan produk terbaru berupa reksadana global berbasis S&P 500 ESG Shariah Index.

Produk tersebut dirancang untuk memberikan akses investasi pada perusahaan-perusahaan global yang terdiversifikasi, sekaligus memenuhi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta prinsip syariah.