Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan Kamis (19/2/2026). Pada penutupan Sesi I, IHSG melemah 0,25% ke level 8.289, setelah tekanan muncul terutama dari saham-saham berkapitalisasi besar, termasuk DCII dan DSSA.
Sepanjang Sesi I, IHSG sempat mencatat penguatan pada awal perdagangan sebelum berbalik turun. Rentang pergerakan indeks berada di kisaran 8.376 hingga menyentuh level terendah 8.282.
Panin Sekuritas menilai pelemahan IHSG turut dipengaruhi aksi ambil untung (profit taking) investor, menyusul sejumlah emiten yang telah menyentuh harga tertinggi setelah sentimen MSCI pada Januari 2026.
Dari sisi teknikal, Phintraco Sekuritas menjelaskan histogram MACD yang cenderung datar mengindikasikan momentum penguatan mulai menurun. Sementara itu, Stochastic RSI yang sudah berada di area overbought dinilai memberi sinyal ruang kenaikan yang kian terbatas.
Dengan mempertimbangkan kombinasi indikator tersebut, Phintraco memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 8.275–8.325 pada sesi kedua perdagangan hari ini.

