BERITA TERKINI
The Fed, ECB, dan BoE Dihadapkan pada Bayang-bayang Kesalahan Kebijakan di Masa Lalu

The Fed, ECB, dan BoE Dihadapkan pada Bayang-bayang Kesalahan Kebijakan di Masa Lalu

Bank-bank sentral utama dunia semakin mendekati puncak siklus kenaikan suku bunga acuan dalam rangkaian pengetatan moneter paling tajam dalam beberapa dekade terakhir. Namun, pengalaman pahit akibat keputusan kebijakan yang dinilai keliru di masa lalu diperkirakan akan memengaruhi cara mereka menentukan kapan dan di level berapa suku bunga akan mencapai puncaknya.

Dalam dua pekan ke depan, para pejabat bank sentral di Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), serta European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE) dijadwalkan mengambil keputusan mengenai seberapa jauh lagi pengetatan perlu dilakukan. Tujuannya adalah mengembalikan inflasi ke level yang dianggap selaras dengan target, sambil berupaya menghindari risiko menekan perekonomian hingga mendekati jurang resesi—atau bahkan mendorongnya jatuh—di tengah sistem perbankan yang sempat menghadapi krisis.

Dilema menahan inflasi tanpa menjatuhkan ekonomi

Ketiga bank sentral menghadapi dilema yang sama: menurunkan inflasi tanpa menimbulkan kerusakan ekonomi yang berlebihan. Kenaikan suku bunga yang agresif memang ditujukan untuk meredam tekanan harga, tetapi langkah tersebut juga berpotensi memperlambat aktivitas ekonomi, terutama ketika stabilitas sektor perbankan sempat diuji.

Kredibilitas dipertaruhkan

Kredibilitas kebijakan moneter ikut menjadi sorotan setelah bank-bank sentral dinilai terlambat mendeteksi kapan lonjakan inflasi mulai menguat. Dengan reputasi yang terpengaruh oleh kelambanan tersebut, para pengambil kebijakan kini berupaya keras menghindari pengulangan kesalahan para pendahulu dalam menentukan arah moneter.

Pelajaran bagi The Fed

Bagi Ketua The Fed Jerome Powell, salah satu rujukan historis yang ingin dihindari adalah kebijakan yang bersifat “stop-go” pada periode Great Inflation di akhir 1960-an, ketika perubahan arah kebijakan yang tidak konsisten dinilai ikut memperumit upaya pengendalian inflasi.

Dengan latar tersebut, keputusan The Fed, ECB, dan BoE dalam waktu dekat akan menjadi penentu penting: seberapa besar tambahan pengetatan yang masih diperlukan, dan bagaimana mereka menyeimbangkan target inflasi dengan risiko terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan.