BERITA TERKINI
Tommy Tampubolon: Ekonomi Kreatif Kian Jadi Pilar Pertumbuhan di Tengah Tantangan Global

Tommy Tampubolon: Ekonomi Kreatif Kian Jadi Pilar Pertumbuhan di Tengah Tantangan Global

Ketua Komite Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) 2026, Tommy William Tampubolon, menyatakan sektor ekonomi kreatif Indonesia terus menunjukkan performa yang mengesankan di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. Ia menilai ekonomi kreatif kini menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pernyataan itu disampaikan Tommy saat memberikan sambutan dalam Rakernas Gekrafs 2026 yang digelar di Nusantara Ballroom, NT Tower, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026. Menurutnya, Indonesia sedang berada pada fase penting dalam pembangunan nasional yang menempatkan kreativitas dan inovasi sebagai fondasi utama menuju kemajuan bangsa.

Tommy juga menyinggung visi Asta Cita yang disebutnya menempatkan inovasi, kreativitas, dan kemandirian ekonomi sebagai dasar menuju Indonesia yang maju dan berdaulat. Dalam konteks tersebut, ia menilai sektor ekonomi kreatif memperlihatkan ketahanan meski dunia menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Ia memaparkan data terbaru yang mencatat ekonomi kreatif Indonesia tumbuh 5,69 persen dengan nilai ekspor mencapai 12,89 miliar dolar Amerika Serikat. Selain itu, sektor ini disebut telah menyerap lebih dari 27 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Menurut Tommy, capaian tersebut menegaskan bahwa ekonomi kreatif tidak lagi sekadar sektor alternatif, melainkan telah berkembang menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional. Ia menilai keberhasilan itu tidak terlepas dari peran komunitas kreatif, gerakan kolaboratif, serta organisasi yang konsisten menggerakkan potensi anak bangsa, termasuk Gekrafs.

Tommy menekankan organisasi seperti Gekrafs memiliki peran strategis dalam menghubungkan pelaku industri kreatif, komunitas, dan pemerintah untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Ia menyebut Rakernas 2026 menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi setelah suksesnya Kongres Gekrafs pada tahun sebelumnya dalam rangkaian Rembuk Kreatif Nasional.

Dalam kongres tersebut, para pelaku ekonomi kreatif dari 38 provinsi di Indonesia hingga jaringan luar negeri berkumpul dan menyatukan visi untuk membangun masa depan ekonomi kreatif nasional. Tommy juga menyampaikan bahwa dalam forum itu, Kawendra Lukistian kembali dipercaya memimpin Gekrafs untuk periode 2025–2030.

Rakernas tahun ini diikuti lebih dari 350 pimpinan strategis Gekrafs dari berbagai wilayah. Peserta terdiri atas jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), pengurus wilayah di 38 provinsi, serta 288 pengurus cabang di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga disaksikan oleh 12 perwakilan pengurus Gekrafs di luar negeri, termasuk dari Singapura, Belanda, Inggris, dan sejumlah negara lainnya.

Menurut Tommy, kehadiran jaringan internasional tersebut menunjukkan Gekrafs berkembang menjadi gerakan nasional sekaligus global yang menghimpun energi kreatif anak bangsa. Melalui Rakernas ini, ia berharap Gekrafs semakin memperkuat perannya sebagai rumah besar bagi para pelaku industri kreatif di Indonesia.

Ia menutup sambutannya dengan menegaskan harapan agar Gekrafs dapat menjadi jembatan antara komunitas kreatif, dunia industri, dan pemerintah, sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru dari berbagai daerah di Tanah Air.