Amartha berkolaborasi dengan Cross Fields, organisasi asal Jepang yang menghubungkan pemangku kepentingan sektor swasta di Jepang untuk menjalankan inisiatif berdampak sosial. Kolaborasi ini berlangsung dalam kunjungan program Social Innovation Mission di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Amartha memaparkan pengalaman mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui layanan teknologi finansial (fintech) yang menyesuaikan kebutuhan pelaku UMKM di wilayah pedesaan. Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra menyampaikan berbagai inisiatif pemberdayaan UMKM pedesaan kepada 14 perwakilan organisasi asal Jepang yang mengikuti program tersebut.
Taufan menyatakan pihaknya menyambut baik kunjungan Cross Fields bersama 14 organisasi dari Jepang yang dinilai memiliki visi sejalan dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan. Ia juga menyoroti potensi besar fintech untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM lokal.
Menurut Taufan, melalui teknologi finansial, fintech dapat menyediakan produk keuangan yang disesuaikan dengan siklus bisnis UMKM. Pendekatan ini dinilai dapat membantu pelaku usaha ultra-mikro menjaga stabilitas arus kas. Selain pembiayaan, Amartha juga menyediakan layanan pendampingan bagi mitra UMKM untuk meningkatkan literasi keuangan digital agar pelaku usaha dapat terus berkembang, menciptakan lapangan kerja di komunitasnya, dan meningkatkan skala usaha.
Social Innovation Mission merupakan program unggulan tahunan Cross Fields yang mempertemukan organisasi Jepang, startup, perusahaan, serta institusi pemerintah untuk mengeksplorasi solusi kolaboratif atas berbagai tantangan sosial. Program ini sebelumnya diselenggarakan di negara seperti Kenya dan India, dan tahun ini digelar di Indonesia dengan Amartha sebagai salah satu mitra. Dengan pengalaman 16 tahun melayani masyarakat akar rumput, Amartha disebut dinilai sebagai mitra yang kredibel dalam merancang inisiatif sosial berdampak.
Co-founder & CEO Cross Fields Daichi Konuma mengatakan program ini diharapkan dapat membantu peserta menghasilkan ide dan solusi untuk menjawab isu sosial. Ia juga berharap rangkaian pertemuan di Indonesia dapat memberi manfaat bagi organisasi dan startup yang ditemui, menghadirkan dialog inspiratif, serta membuka peluang kolaborasi ke depan. Konuma turut menyampaikan apresiasi kepada Amartha atas pengalaman yang dibagikan kepada para peserta.
Acara tersebut dihadiri perwakilan dari NTT, Inc., Meiji Holdings Co., Ltd., serta sejumlah perusahaan peserta lainnya. Dalam sesi diskusi, Amartha juga menghadirkan salah satu mitra UMKM, Sherly Novita, perajin rajut asal Lembang, Bandung, Jawa Barat. Sherly menceritakan transformasi usahanya setelah bergabung dalam ekosistem Amartha dan berharap kisahnya dapat menginspirasi peserta untuk turut mendukung perempuan dan UMKM di Indonesia.
Ke depan, Amartha juga berencana kembali menyelenggarakan Asia Grassroots Forum, platform yang mempertemukan investor global, regulator, dan akademisi untuk mendorong kemajuan ekonomi akar rumput di Asia. Forum tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 3–4 Juni 2026, dengan perwakilan Cross Fields diundang untuk berpartisipasi.