Bank Jakarta menggelar acara inklusi keuangan bertema From the Pitch to the Branch sebagai upaya memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat. Kegiatan ini menghubungkan semangat olahraga dengan literasi dan inklusi keuangan melalui pertemuan antara pemain Persija Jakarta dan komunitas suporter The Jakmania di kantor cabang Bank Jakarta.
Dengan mengusung gagasan membawa energi dari lapangan hijau ke kantor cabang, acara tersebut dirancang sebagai ruang interaksi sekaligus edukasi keuangan bagi komunitas, khususnya yang dekat dengan sepak bola. Dalam kegiatan ini, Bank Jakarta menyediakan edukasi perbankan serta fasilitas pembukaan rekening dan aktivasi layanan melalui mobile banking JakOne Mobile di lokasi acara. Agenda juga diisi sesi meet and greet dan foto bersama pemain Persija.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, menyatakan pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu strategi yang dinilai efektif untuk mendorong inklusi keuangan. Menurutnya, tema From the Pitch to the Branch mencerminkan upaya membawa energi dan semangat kebersamaan dari lapangan ke dalam layanan perbankan.
“Inklusi keuangan berarti memastikan setiap lapisan masyarakat, termasuk komunitas suporter, untuk memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah, dan bermanfaat,” ujar Agus, Kamis (19/2).
Dalam kesempatan tersebut, Bank Jakarta juga memperkenalkan sejumlah produk dan layanan, antara lain Kartu Debit VISA, pembukaan rekening tabungan, penggunaan QRIS untuk transaksi nontunai, serta pemanfaatan mobile banking untuk kebutuhan sehari-hari. Pengenalan layanan ini dilakukan melalui keterlibatan pemain Persija dan komunitas Jakmania.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, mengatakan kolaborasi dengan Persija merupakan bentuk dukungan Bank Jakarta dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berbasis komunitas. Ia menilai olahraga, terutama sepak bola, menjadi medium pemersatu yang kuat dalam interaksi dan aktivitas warga.
Ke depan, Bank Jakarta menyatakan akan menghadirkan program serupa di berbagai titik komunitas untuk memperluas jangkauan layanan, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor olahraga dan perbankan demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Jakarta.
“Melalui kolaborasi ini, Bank Jakarta ingin memastikan inklusi keuangan hadir secara nyata, tidak hanya sebagai program, tetapi sebagai gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Arie.

