BERITA TERKINI
BI: Ekonomi Global Diproyeksi Melambat pada 2026, Ketidakpastian Pasar Keuangan Masih Tinggi

BI: Ekonomi Global Diproyeksi Melambat pada 2026, Ketidakpastian Pasar Keuangan Masih Tinggi

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan prospek perekonomian global berada dalam tren melambat, sementara ketidakpastian di pasar keuangan tetap tinggi. Kondisi ini disertai divergensi pertumbuhan antarnegara.

Menurut BI, pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 diprakirakan melambat menjadi 3,2 persen, dari 3,3 persen pada 2025. Perry menjelaskan perlambatan tersebut terutama dipengaruhi dampak tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) serta berlanjutnya tensi geopolitik.

Meski demikian, Perry menyebut AS diprakirakan mengalami peningkatan pertumbuhan, didorong besarnya stimulus fiskal dan tingginya investasi, termasuk investasi terkait artificial intelligence (AI). Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Edisi Februari pada Kamis (19/2/2026).

Sementara itu, perekonomian Eropa dan Jepang diprakirakan melambat. Perry menilai hal ini dipengaruhi kinerja ekspor yang menurun sejalan dengan perlambatan ekonomi global, serta permintaan domestik yang belum kuat di tengah meningkatnya investasi AI.