BERITA TERKINI
BI Sumbar Resmikan Gerai Cerdas PeKa di FEB UNP untuk Perkuat Literasi Keuangan Digital Mahasiswa

BI Sumbar Resmikan Gerai Cerdas PeKa di FEB UNP untuk Perkuat Literasi Keuangan Digital Mahasiswa

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sumatera Barat meresmikan Gerai Cerdas PeKa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (5/3). Program ini ditujukan untuk memperluas pemahaman generasi muda, khususnya mahasiswa, terkait kebanksentralan, sistem pembayaran digital, serta perlindungan konsumen.

FEB UNP dipilih sebagai lokasi peluncuran karena dinilai memiliki ekosistem akademik yang kuat di bidang ekonomi, keuangan, dan bisnis, serta jumlah mahasiswa yang besar. Pertimbangan tersebut menjadikan kampus ini dinilai strategis untuk pelaksanaan program edukasi.

Peluncuran Gerai Cerdas PeKa menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Kebanksentralan, Cinta Bangga Paham Rupiah, Digitalisasi Sistem Pembayaran, dan Perlindungan Konsumen. Kegiatan berlangsung di Auditorium Prof. Kamaludin, Gedung Pink FEB UNP, dan dihadiri antara lain oleh Dekan FEB UNP Prof. Perengki Susanto serta Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat Mohamad Abdul Majid Ikram, bersama sejumlah narasumber dari BI.

Prof. Perengki Susanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada FEB UNP sebagai lokasi peluncuran Gerai Cerdas PeKa. Ia juga berharap kerja sama FEB UNP dan BI dapat terus diperkuat, termasuk dengan menghadirkan sudut atau pojok Bank Indonesia di lingkungan kampus.

Menurutnya, pojok tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi kebanksentralan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai student lounge bagi mahasiswa. Ia menilai kegiatan edukasi seperti ini penting di tengah maraknya penipuan di sektor keuangan, sehingga mahasiswa memiliki pemahaman yang memadai agar tidak menjadi korban kejahatan finansial.

Sementara itu, Mohamad Abdul Majid Ikram menegaskan Gerai Cerdas PeKa diharapkan menjadi platform kolaboratif untuk memperkuat literasi keuangan, termasuk pemahaman mengenai keamanan data konsumen dalam ekosistem keuangan digital. Ia menyampaikan bahwa di tengah ketidakpastian perekonomian global, literasi keuangan dan pemahaman tentang sistem pembayaran digital dinilai penting untuk mendukung perekonomian yang lebih aman dan terorganisir.

Dalam kesempatan yang sama, BI juga menyatakan komitmennya untuk mendorong lahirnya talenta muda di Sumatera Barat, terutama di bidang teknologi informasi dan inovasi keuangan digital. Sebagai bentuk dukungan kepada mahasiswa UNP, BI berencana mengadakan program inovasi, termasuk hackathon, untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan mahasiswa dalam sektor teknologi keuangan.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tiga narasumber dari BI. Lukman Hakim, Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi Keuangan Daerah, menyampaikan materi sosialisasi dan edukasi kebanksentralan. Hilmi Septabiyya memaparkan program Cinta Bangga Paham Rupiah. Adapun Nurdiansyah, Administrator Pengelolaan Uang Rupiah, membahas digitalisasi sistem pembayaran serta perlindungan konsumen dalam transaksi keuangan digital. Diskusi dipandu oleh Okki Trinanda, dosen Departemen Manajemen FEB UNP.