Sebagian besar barang ekspor asal Aceh pada Juni 2025 dikirim melalui pelabuhan yang berada di dalam wilayah provinsi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor yang melalui pelabuhan di Aceh mencapai 38,16 juta dolar AS atau setara 78,34 persen dari total ekspor pada bulan tersebut.
Masih ada 21,66 persen ekspor Aceh yang dikapalkan melalui pelabuhan di luar provinsi. Jalur pengiriman di luar Aceh terutama melalui Sumatera Utara, dengan nilai ekspor tercatat 9,97 juta dolar AS.
Dalam laporan Perkembangan Ekspor dan Impor Aceh, Juni 2025 yang dirilis pada awal Agustus 2025, BPS menyatakan total nilai ekspor barang asal Aceh pada Juni 2025 sebesar 48,71 juta dolar AS. Nilai ini turun 3,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Dari sisi komoditas, ekspor terbesar Aceh berasal dari kelompok bahan bakar mineral dengan nilai 31,77 juta dolar AS, terutama batu bara. Sementara itu, India menjadi negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai 38,61 juta dolar AS yang hampir seluruhnya merupakan batu bara. Amerika Serikat dan Tiongkok menyusul masing-masing sebesar 1,76 juta dan 1,66 juta dolar AS, didominasi komoditas kopi dan rempah-rempah.
Di sisi impor, BPS mencatat nilai impor Aceh pada Juni 2025 sebesar 21,17 juta dolar AS. Seluruh impor tersebut berupa bahan bakar mineral dan gas. Angka impor ini turun 64,48 persen dibandingkan Mei 2025.
Dengan nilai ekspor yang lebih tinggi daripada impor, neraca perdagangan Aceh pada Juni 2025 mencatat surplus 27,54 juta dolar AS.

