BERITA TERKINI
Wealthfront Catat Kenaikan Pendapatan pada 2025 dalam Dokumen IPO di AS

Wealthfront Catat Kenaikan Pendapatan pada 2025 dalam Dokumen IPO di AS

Platform pengelolaan kekayaan digital Wealthfront mengungkapkan kenaikan pendapatan pada 2025 dalam dokumen penawaran umum perdana saham (IPO) di Amerika Serikat, menjadikannya perusahaan fintech terbaru yang bersiap melantai di bursa di tengah meningkatnya minat investor.

Berdasarkan dokumen yang diajukan, Wealthfront membukukan pendapatan sebesar 308,9 juta dolar AS untuk tahun yang berakhir pada 31 Januari. Angka tersebut naik dibandingkan 216,7 juta dolar AS pada periode tahun sebelumnya.

Pasar IPO AS disebut kembali menunjukkan momentum setelah sempat melambat akibat ketidakpastian kebijakan perdagangan. Sejumlah pencatatan baru dilaporkan menarik minat investor yang kuat dan dinilai mencerminkan pulihnya kepercayaan terhadap pasar.

Sejumlah perusahaan fintech, termasuk Klarna dari Swedia, bank digital AS Chime, serta platform perdagangan asal Israel eToro, disebut mencatat permintaan investor yang tinggi, dengan saham yang melonjak saat debut di pasar tahun ini.

Menurut Josef Schuster, CEO perusahaan riset IPO IPOX, pengajuan Wealthfront menambah daftar panjang perusahaan yang baru melaksanakan IPO atau sedang dalam proses pengajuan. Ia juga menilai kondisi pasar IPO AS menjelang kuartal IV berada dalam keadaan “sangat sehat”.

Wealthfront berbasis di Palo Alto, California. Perusahaan ini pernah dinilai sebesar 1,4 miliar dolar AS pada 2022, ketika rencana akuisisinya oleh bank Swiss UBS dibatalkan setelah muncul protes pemegang saham terkait ketentuan kesepakatan.

Schuster menambahkan, permintaan terhadap penawaran Wealthfront diperkirakan solid, bergantung pada kondisi final transaksi. Namun, ia menilai investor kemungkinan tidak akan agresif jika harga dan syarat penawaran dinilai terlalu tinggi, mengingat Chime dan eToro saat ini diperdagangkan jauh di bawah harga penawaran.

Wealthfront dikenal sebagai pelopor penggunaan otomatisasi untuk membangun portofolio investasi berbiaya rendah, serta telah memasukkan elemen kecerdasan buatan ke dalam perangkat lunak perencanaan keuangannya.

Dalam rencana IPO tersebut, Wealthfront akan tercatat di Nasdaq dengan kode saham “WLTH”. Goldman Sachs, J.P. Morgan, dan Citigroup termasuk di antara penjamin emisi penawaran.