BERITA TERKINI
BRK Syariah Gelar Edukasi Perbankan dan Pembukaan Rekening bagi Penyandang Disabilitas di Pekanbaru

BRK Syariah Gelar Edukasi Perbankan dan Pembukaan Rekening bagi Penyandang Disabilitas di Pekanbaru

Suasana kebersamaan terasa di Ballroom Menara Dang Merdu, Kantor Pusat BRK Syariah, Pekanbaru, Kamis (12/3/2026) pagi. Puluhan penyandang disabilitas mengikuti kegiatan berbagi sekaligus edukasi layanan perbankan yang digelar dalam rangka program Ghirah Ramadan 1447 H.

Kegiatan tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian BRK Syariah kepada masyarakat, sekaligus dukungan terhadap program GERAK Syariah yang mendorong inklusi keuangan syariah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.

Ketua Persatuan Tuna Netra Provinsi Riau, Zulfikar (43), menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian bank daerah itu kepada penyandang disabilitas. Ia mengatakan pihaknya telah mengenal BRK Syariah sejak lama dan menyebut sejumlah kegiatan disabilitas di Riau pernah mendapat dukungan dari BRK Syariah.

Menurut Zulfikar, jumlah anggota tuna netra di Pekanbaru sekitar 100 orang, sedangkan di seluruh Provinsi Riau mencapai sekitar 200 orang. Ia menegaskan, keterbatasan tidak semestinya menjadi alasan untuk adanya perbedaan dalam akses layanan perbankan.

“Prinsipnya meski kami memiliki keterbatasan, kami tidak ingin dibedakan. Dalam pembuatan tabungan di BRK Syariah kami juga ingin mendapatkan pelayanan yang sama seperti nasabah lainnya. Selain buku tabungan, kami juga ingin memiliki ATM dan mobile banking,” kata Zulfikar.

Ia juga menilai kemajuan teknologi membantu penyandang tuna netra dalam bertransaksi. Menurutnya, ponsel pintar dengan fitur aksesibilitas berbasis suara memungkinkan mereka melakukan transaksi meski tidak dapat melihat.

Dalam kegiatan itu, peserta menerima bantuan paket sembako sekaligus mendapatkan edukasi mengenai layanan perbankan syariah. Pegawai BRK Syariah Cabang Utama Pekanbaru turut membantu proses pembukaan rekening bagi peserta.

Setiap peserta membuka rekening dengan setoran awal Rp100 ribu. Panitia juga menyampaikan bahwa apabila suami dan istri membuka rekening bersama, keduanya berhak menerima dua paket sembako.

Paket sembako yang dibagikan bernilai sekitar Rp200 ribu. Isinya meliputi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, sarden, susu kental manis, mi instan lima bungkus, serta satu kotak teh celup.

Zulfikar mengatakan program tersebut bermanfaat karena peserta tidak hanya menerima bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga memperoleh pemahaman tentang layanan perbankan. “Program ini sangat kami senangi. Selain mendapatkan sembako, kami juga diberikan edukasi tentang layanan perbankan dan dibuatkan buku tabungan. Ini sama saja dengan mengajarkan kami untuk menabung dan menyimpan uang di bank, bukan lagi di bawah bantal,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif berinteraksi dengan panitia dan sesama peserta. Komunikasi dilakukan melalui bahasa isyarat serta bantuan pendamping.

Pindiv Sekretariat Perusahaan BRK Syariah, T.M Fadhly Kholis, menyebut pihaknya menyiapkan sekitar 100 paket dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan paket tetap akan disalurkan meski tidak semua penerima berkesempatan hadir. “Semoga paket sembako ini dapat membantu meringankan biaya kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Melalui kegiatan ini, BRK Syariah menyatakan komitmennya untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif sekaligus memperluas literasi perbankan syariah di masyarakat. Program Ghirah Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.