BERITA TERKINI
Bupati Ciamis Minta Desa Tertib Kelola Keuangan dan Aset dalam Pembinaan di Purwadadi

Bupati Ciamis Minta Desa Tertib Kelola Keuangan dan Aset dalam Pembinaan di Purwadadi

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang tertib, transparan, dan sesuai aturan dalam kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serbaguna Tarrekah, Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kamis (12/2/2026), dan diikuti seluruh kepala desa serta perangkat desa se-Kecamatan Purwadadi.

Dalam arahannya, Herdiat menekankan pengelolaan keuangan desa harus dilakukan secara terprogram, terencana, dan terukur. Ia menyebut tata kelola keuangan yang baik menjadi fondasi untuk mewujudkan pemerintahan desa yang akuntabel serta menghindari persoalan hukum.

“Pengelolaan tata keuangan desa harus terprogram, terencana, dan terukur. Semua harus sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku,” kata Herdiat.

Selain keuangan, ia juga mengingatkan pentingnya penataan dan pengelolaan aset desa, baik aset bergerak maupun tidak bergerak seperti tanah dan bangunan. Menurutnya, Undang-Undang Desa dan Peraturan Bupati telah mengatur tata kelola aset desa yang baik dan benar.

Herdiat meminta pemerintah desa menertibkan administrasi aset serta menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Inspektorat sebagai langkah pencegahan agar tidak muncul persoalan hukum di kemudian hari.

“Jangan sampai ada perangkat desa yang bermasalah hukum. Semua harus hati-hati, teliti, dan waspada, termasuk dalam pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Tidak boleh dilakukan sembarangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepala desa perlu terus melakukan pembinaan kepada perangkatnya untuk mendorong kinerja yang optimal. Integritas dan kepatuhan terhadap aturan, kata dia, menjadi kunci dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

Dalam kesempatan itu, Herdiat juga mengajak desa mendukung program prioritas pemerintah, antara lain makan bergizi gratis, sekolah rakyat, dan cek kesehatan gratis. Ia meminta pemerintah desa membantu menyosialisasikan dan menindaklanjuti program-program tersebut karena dinilai bermanfaat bagi masyarakat.

Herdiat turut menyoroti persoalan lingkungan. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan Rakornas, Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah. Ia mengapresiasi kepala desa, BPD, dan perangkat desa yang telah aktif menyosialisasikan gerakan pemilahan sampah kepada masyarakat, seraya mendorong penguatan peran serta warga melalui gotong royong.

Di sektor pertanian, Herdiat menyatakan optimisme terhadap wilayah Lakbok dan Purwadadi yang dikenal sebagai lumbung padi Ciamis. Ia berharap Lakbok dapat terus menjadi tumpuan ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Ciamis.

Namun, ia juga mengingatkan adanya hasil penelitian yang menyebut sebagian tanah di Ciamis mulai mengalami penurunan kualitas akibat kontaminasi bahan kimia. Karena itu, ia mendorong petani memanfaatkan pupuk organik dalam kegiatan bercocok tanam untuk menjaga kesuburan tanah dan keberlanjutan pertanian.

“Kalau kita ingin tanah tetap subur dan hasil pertanian terjaga, manfaatkan pupuk organik. Ini penting untuk keberlanjutan pertanian kita,” pungkasnya.