Bupati Jember Gus Fawait menyambut positif keputusan pemerintah pusat yang membatalkan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai 1 April 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membantu menjaga kestabilan ekonomi di daerah.
Gus Fawait menilai penahanan harga BBM di tengah situasi global yang bergejolak menjadi langkah yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menyebut keputusan itu memberi ruang bagi daerah untuk mempertahankan daya beli dan menjaga perputaran ekonomi tetap stabil.
Dengan adanya pembatalan kenaikan harga BBM, Pemerintah Kabupaten Jember berharap stabilitas ekonomi daerah dapat terjaga, terutama pada sektor-sektor yang sensitif terhadap perubahan biaya energi dan transportasi.