BERITA TERKINI
Edukasi Finansial Dinilai Penting agar Masyarakat Lebih Cermat Menyusun Investasi Jangka Panjang

Edukasi Finansial Dinilai Penting agar Masyarakat Lebih Cermat Menyusun Investasi Jangka Panjang

Ketegangan geopolitik dan konflik di berbagai belahan dunia turut memengaruhi perekonomian global. Dampaknya dirasakan tidak hanya oleh pelaku pasar dan investor besar, tetapi juga masyarakat yang menghadapi kenaikan harga kebutuhan, fluktuasi pasar, serta ketidakpastian ekonomi.

Di tengah situasi tersebut, sebagian masyarakat kembali melirik aset yang dianggap lebih aman, seperti emas. Dalam beberapa waktu terakhir, harga emas sempat menyentuh level tertinggi, sehingga memicu minat untuk menjadikannya sebagai instrumen penyimpan nilai.

Namun, investasi dinilai tidak cukup jika hanya bertumpu pada satu instrumen. Perencanaan keuangan yang matang dan strategi diversifikasi aset disebut menjadi langkah penting agar kondisi finansial tetap stabil di tengah dinamika ekonomi global.

Merespons kebutuhan tersebut, Cermati Fintech Group melalui Cermati Invest menggelar program edukasi finansial Cermatalks dengan menggandeng Ranch Market. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai manajemen risiko serta pentingnya diversifikasi investasi.

Diskusi bertema “Smart Money: Manage Better, Grow Faster” digelar secara daring dan membahas cara memanfaatkan berbagai instrumen keuangan sebagai bagian dari rencana keuangan jangka panjang.

Direktur Cermati Invest, Darwin Soesanto, menyampaikan bahwa literasi finansial menjadi bekal utama bagi masyarakat untuk menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu. Menurutnya, pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan dapat membantu seseorang menentukan strategi investasi yang tepat sehingga aset dapat berkembang lebih optimal.

“Melalui program Cermatalks, fokus kami adalah membekali peserta dengan pemahaman tentang bagaimana mengelola keuangan dengan lebih baik agar aset yang dimiliki dapat tumbuh lebih cepat dan optimal. Kami berharap edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih produk keuangan yang sesuai dengan target masa depan mereka,” ujar Darwin.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bahwa perencanaan keuangan yang sehat memerlukan lapisan perlindungan yang terstruktur, tidak hanya berfokus pada pertumbuhan aset tetapi juga pengelolaan risiko. Sejumlah instrumen dibahas, mulai dari saham, reksa dana, hingga strategi menyimpan dana pada deposito sebagai bagian dari pengamanan aset. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi digital untuk menabung emas secara praktis sebagai salah satu alternatif investasi yang relatif stabil.

Selain itu, peserta mendapatkan panduan mengenai waktu yang tepat untuk melakukan diversifikasi aset agar nilai investasi tetap produktif dan terlindungi dari tekanan inflasi.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta. Salah satunya Ramos Mangihut, karyawan PT Supra Boga Lestari Tbk yang mengoperasikan jaringan supermarket Ranch Market. Ia menilai diskusi tersebut menambah wawasan tentang pengelolaan keuangan pribadi.

“Cermatalks benar-benar membuka wawasan saya tentang cara mengelola keuangan secara lebih sehat dan tepat. Saya dan rekan-rekan jadi lebih paham cara mengatur arus kas pribadi dan mulai berani melirik investasi yang sesuai dengan profil risiko kami. Ini langkah nyata untuk ‘naik kelas’ secara finansial demi masa depan yang lebih tenang,” ujar Ramos.

Melalui program edukasi seperti Cermatalks, Cermati Fintech Group menyatakan berupaya mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat agar lebih banyak orang memiliki akses terhadap pengetahuan serta peluang layanan finansial yang setara.