Pertumbuhan industri teknologi finansial (fintech) di Indonesia tidak hanya berasal dari pusat bisnis dan ekonomi di Jakarta. Sejumlah pelaku industri juga tumbuh dari daerah dan mulai memperluas jangkauan layanannya.
Salah satunya PT Bimasakti Multi Sinergi, perusahaan yang tercatat sebagai anggota Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Perusahaan ini memulai operasionalnya dari Sidoarjo, Jawa Timur.
Pada tahap awal, PT Bimasakti Multi Sinergi mengembangkan solusi pembayaran digital bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Sidoarjo. Seiring waktu, layanan tersebut secara bertahap diperluas hingga menjangkau level nasional.
VP Regulator and State Authority Bimasakti, Novandy Bambang Pramana, menjelaskan bahwa perusahaannya menjadi induk dari sejumlah platform berbasis digital, antara lain Winpay sebagai payment gateway, SpeedCash sebagai dompet digital, serta Rajabiller sebagai H2H multi biller.
Menurut Novandy, sejak awal perusahaan menilai kebutuhan layanan pembayaran digital tidak hanya berada di kota-kota besar, tetapi juga tersebar di berbagai daerah. Berangkat dari hal itu, Bimasakti berupaya membangun solusi yang dapat menjangkau mitra dan pengguna secara luas, sekaligus memastikan layanan yang dikembangkan tetap aman dan terpercaya bagi konsumen.