BERITA TERKINI
Guru MAN 7 Jakarta Ikuti Workshop Literasi Keuangan di Universitas Prasetiya Mulya

Guru MAN 7 Jakarta Ikuti Workshop Literasi Keuangan di Universitas Prasetiya Mulya

Seorang guru Ekonomi MAN 7 Jakarta, R. Lutfi Hakim, mengikuti Workshop Financial Fitness: Strategies for Personal and Professional Prosperity yang digelar di Universitas Prasetiya Mulya, Jakarta, Selasa (27/5/2025). Kegiatan ini diikuti 90 guru Ekonomi dari SMA dan MA se-DKI Jakarta sebagai bagian dari program pengembangan kompetensi guru di bidang literasi keuangan.

Fokus materi: pengelolaan keuangan pribadi dan profesional

Workshop membahas strategi pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan jangka panjang, manajemen utang, hingga investasi yang sehat. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan finansial untuk mendukung kinerja sebagai pendidik.

  • Perencanaan keuangan jangka panjang
  • Manajemen utang
  • Investasi yang sehat
  • Keseimbangan finansial dalam menunjang peran pendidik

Relevansi untuk pembelajaran di kelas

R. Lutfi Hakim menilai workshop ini bermanfaat tidak hanya untuk pengelolaan keuangan pribadi, tetapi juga untuk pengajaran. Ia menyebut materi yang diterima memperluas wawasan tentang pentingnya pendidikan finansial sejak dini dan relevan untuk disampaikan kepada siswa.

Dorongan MGMP: guru sebagai agen perubahan

Ketua MGMP Ekonomi SMA, Kasmadi, dalam sambutannya menekankan literasi keuangan sebagai kebutuhan di era modern. Ia menyatakan guru berperan sebagai agen perubahan yang dapat menjadi contoh sekaligus penggerak literasi keuangan di sekolah melalui pemahaman finansial yang baik.

Sementara itu, Ketua MGMP Ekonomi MA, M. Idris, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas guru madrasah dalam literasi keuangan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat kualitas pengajaran ekonomi di madrasah.

Ruang berbagi pengalaman antarguru

Selain penyampaian materi, workshop juga menjadi forum berbagi pengalaman. Para peserta terlibat aktif dalam diskusi dan bertukar pandangan mengenai tantangan pengelolaan keuangan, baik dalam kehidupan pribadi maupun di lingkungan sekolah.