BERITA TERKINI
Harga Rumah Seken Kuartal I-2025 Melambat, Yogyakarta hingga Depok Catat Kenaikan di Atas Inflasi

Harga Rumah Seken Kuartal I-2025 Melambat, Yogyakarta hingga Depok Catat Kenaikan di Atas Inflasi

Jakarta — Harga rumah seken di 13 kota besar Indonesia mengalami perlambatan sepanjang kuartal I-2025. Meski demikian, Yogyakarta, Denpasar, dan Semarang tercatat sebagai tiga kota dengan pertumbuhan harga tahunan yang paling konsisten di pasar rumah sekunder.

Di luar tiga kota tersebut, pergerakan harga rumah seken di sebagian besar wilayah cenderung lebih fluktuatif. Kawasan Jabodetabek—Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi—umumnya membukukan pertumbuhan yang moderat.

Pergerakan di Jabodetabek

Berdasarkan Rumah123 Flash Report April 2025, Jakarta bergerak tipis pada kisaran 0,1% hingga 0,4%. Sementara itu, Depok dan Tangerang menunjukkan kinerja lebih baik, dengan pertumbuhan masing-masing mencapai 2,2% dan 1,9% pada Maret 2025.

Surabaya dan Makassar Masih Tertekan

Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, menyebut sejumlah kota besar lain seperti Surabaya dan Makassar masih berada dalam tekanan.

Menurutnya, kedua kota tersebut mencatat pertumbuhan harga tahunan negatif secara berturut-turut sejak Januari. Makassar terkontraksi hingga -4,2%, sedangkan Surabaya mencapai -1,7% pada awal tahun.

Di tengah pelemahan harga di beberapa wilayah, performa stabil kota seperti Semarang menjadi sorotan karena mencerminkan pasar yang dinilai relatif kuat dan terjaga.

Enam Kota Tumbuh Lebih Tinggi dari Inflasi Nasional

Hingga Maret 2025, terdapat enam kota yang mencatat pertumbuhan harga rumah seken tahunan lebih tinggi dibanding laju inflasi nasional. Rinciannya sebagai berikut:

  • Yogyakarta: 8,9%
  • Denpasar: 6,8%
  • Semarang: 2,4%
  • Medan: 2,0%
  • Tangerang: 1,3%
  • Depok: 0,9%

Marisa menilai kenaikan di kota-kota tersebut menjadi indikator positif bahwa pasar rumah sekunder di sejumlah wilayah masih cukup bergairah, di tengah kondisi pasar nasional yang cenderung melambat.