Tren harga sewa rumah di sejumlah wilayah Indonesia tercatat meningkat pada kuartal III 2024. Kenaikan terbesar terjadi pada sewa rumah tipe 54 atau yang lebih kecil di Kota Jakarta Pusat.
Berdasarkan laporan Pinhome Home Value Index (PHVI), Jakarta Pusat mencatat kenaikan harga sewa rumah tipe 54 sebesar 52%. Dalam laporan tersebut tidak dijelaskan secara rinci penyebab lonjakan kenaikan di Jakarta Pusat. Saat ini, harga sewa rumah tipe 54 di wilayah tersebut berada di kisaran Rp 30 juta per tahun.
Tangerang Selatan naik 20%
Wilayah lain yang mencatat kenaikan cukup tinggi adalah Kota Tangerang Selatan. Menurut PHVI, harga sewa rumah tipe 54 di Tangerang Selatan naik 20% menjadi Rp 36 juta per tahun.
Laporan PHVI menyebut peningkatan di Tangerang Selatan didorong oleh tren pencarian rumah sewa yang bertumbuh di Bintaro, yang kemudian berdampak pada kenaikan harga sewa tahunan di kawasan tersebut.
Daftar wilayah yang mengalami kenaikan
Selain Jakarta Pusat dan Tangerang Selatan, PHVI juga mencatat sejumlah daerah lain mengalami kenaikan harga sewa rumah tipe 54, antara lain:
- Kabupaten Bekasi: 11%
- Kota Surabaya: 8%
- Kota Jakarta Timur: 8%
- Kabupaten Sleman: 7%
- Kota Tangerang: 6%
- Kota Bekasi: 5%
- Kota Malang: 5%
- Kota Denpasar: 4%
- Kabupaten Tangerang: 4%
- Kota Semarang: 2%
Wilayah yang mengalami penurunan
Di sisi lain, beberapa wilayah justru mengalami penurunan harga sewa rumah tipe 54. PHVI mencatat penurunan terjadi di:
- Kota Jakarta Utara: -3%
- Kota Bogor: -6%
- Kabupaten Bandung Barat: -11%
Rentang harga sewa bervariasi
PHVI juga mencatat bahwa harga sewa rumah tipe 54 sangat bervariasi antardaerah, dengan rentang sekitar Rp 18 juta per tahun hingga Rp 83 juta per tahun, tergantung wilayahnya.

