BERITA TERKINI
Investor Global Kian Melirik Properti Bali, Seven Sky Villas Kembangkan OctaSun Residence di Bali Selatan

Investor Global Kian Melirik Properti Bali, Seven Sky Villas Kembangkan OctaSun Residence di Bali Selatan

Indonesia dinilai semakin prospektif sebagai pasar investasi properti di Asia Tenggara. Pertumbuhan ekonomi yang stabil, bonus demografi yang besar, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan disebut menjadi fondasi bagi masuknya investasi global jangka panjang.

Dalam konteks tersebut, proyek investasi realestat internasional dipandang memiliki peran strategis. Sektor ini tidak hanya mendorong pengembangan kawasan, tetapi juga menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat posisi Indonesia di peta investasi global.

Co-Founder Seven Sky Villas, Dormidonov Alexander Yurievich, menilai Bali menjadi contoh transformasi pasar properti yang berlangsung di Indonesia. Menurutnya, Bali yang selama beberapa dekade dikenal sebagai destinasi wisata internasional kini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi global yang semakin beragam.

Dormidonov menyebut Bali menjadi titik temu berbagai arus ekonomi global, mulai dari pariwisata internasional, tren kerja jarak jauh (remote work), perkembangan ekonomi digital, hingga investasi realestat dan pembangunan infrastruktur layanan.

“Sinergi dari berbagai faktor tersebut membentuk model baru dalam pasar realestat di Bali. Jika sebelumnya didominasi vila-vila individual, kini mulai berkembang proyek pengembangan terpadu yang dirancang khusus bagi investor internasional dan pengelolaan aset jangka panjang,” ujar Dormidonov.

Ia juga menjelaskan bahwa investor global semakin memandang properti di Bali sebagai aset investasi yang lebih terstruktur. Proyek modern dinilai tidak hanya menawarkan unit hunian, tetapi juga dilengkapi infrastruktur setara resor, seperti pusat kebugaran dan kesehatan, area kerja bersama (co-working space), layanan manajemen profesional, hingga program penyewaan bagi pemilik properti.

“Model ini mampu mempermudah investor untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Bali tanpa harus mengalami kerumitan dalam mengelola manajemen properti secara individual,” kata Dormidonov.

Berdasarkan pengamatan pelaku pasar, properti resor di Bali disebut berpotensi memberikan imbal hasil tahunan sekitar 12% hingga 15%, dengan tingkat hunian rata-rata 70% hingga 80%. Dalam perhitungan yang disampaikan, vila dengan nilai investasi sekitar USD500.000 hingga USD600.000 berpotensi menghasilkan pendapatan tahunan sekitar USD60.000 hingga USD90.000 seiring arus wisatawan yang relatif stabil.

Selain pendapatan sewa, daya tarik lain bagi investor adalah potensi kenaikan nilai aset selama masa pembangunan. Pada beberapa proyek, capital appreciation disebut dapat mencapai 20% hingga 30%.

Saat ini, Seven Sky Villas mengembangkan proyek hunian eksklusif OctaSun Residence di Bali Selatan. Kompleks berkonsep cluster berpagar tersebut menawarkan 26 vila premium dengan fasilitas yang diklaim setara hotel bintang lima.

OctaSun Residence dilengkapi fasilitas pendukung seperti pusat spa, area kebugaran (fitness area), co-working space, serta layanan concierge yang dikelola manajemen profesional. Seven Sky Villas menyatakan berfokus pada pembangunan properti hunian dan vila berlayanan di destinasi wisata utama, dengan proyek yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional sekaligus mendukung skema penyewaan jangka panjang.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga disebut terus memperkuat posisi di panggung ekonomi global melalui partisipasi dalam forum investasi internasional, termasuk World Economic Forum (WEF) di Davos, KTT investasi di Timur Tengah, serta misi ekonomi dan pertemuan dengan komunitas bisnis melalui kedutaan besar Indonesia di Eropa, Inggris, dan Benelux.

Sepanjang 2025, Presiden Prabowo Subianto tercatat melakukan sejumlah kunjungan internasional dan pertemuan dengan para pemimpin dunia dengan tujuan mendorong kerja sama ekonomi dan menarik investasi.

“Bagi investor internasional, inisiatif tersebut mengirimkan sinyal yang kuat bahwa Indonesia berkomitmen untuk menjadi salah satu platform investasi utama di Asia,” pungkas Dormidonov.