BERITA TERKINI
Konflik Timur Tengah Sejak Februari 2026 Tekan Prospek Ekonomi Global

Konflik Timur Tengah Sejak Februari 2026 Tekan Prospek Ekonomi Global

Perang di Timur Tengah yang berlangsung sejak akhir Februari 2026 disebut memperburuk kondisi sekaligus prospek perekonomian global. Dampak utama terlihat dari lonjakan harga minyak dunia yang kemudian menekan aktivitas ekonomi lintas negara.

Kenaikan harga minyak dinilai berdampak negatif terhadap rantai pasok perdagangan antarnegara. Kondisi tersebut berujung pada penurunan prospek pertumbuhan ekonomi dunia serta meningkatnya tekanan inflasi global.

Selain sektor riil, situasi pasar keuangan global juga memburuk. Dalam perkembangan terbaru, mata uang dolar Amerika Serikat (AS) tercatat menguat, disertai kenaikan yield.