JAKARTA — Ekosistem keuangan digital mulai memperluas jangkauannya ke sektor usaha mikro dan kecil melalui jalur komunitas. Dalam ajang Financial Expo (Fin Expo) 2025 di Surabaya, platform pinjaman daring Kredit Pintar menandatangani kerja sama dengan Komunitas Sahabat UMKM (SUMKM) sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di daerah.
Kerja sama tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025. Kredit Pintar menilai kolaborasi berbasis komunitas menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses pembiayaan digital, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang belum terjangkau layanan perbankan.
Sekretaris Jenderal SUMKM Faisal HB menyatakan pihaknya menyambut kerja sama strategis itu sebagai langkah untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus pendampingan bagi pelaku UMKM di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak pelaku usaha mikro dan kecil yang dapat berkembang dengan dukungan teknologi finansial yang aman, inklusif, dan mudah diakses,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10/2025).
SUMKM memiliki lebih dari 15.300 anggota yang tersebar di 36 provinsi. Basis anggota tersebut dinilai menjadi mitra potensial bagi perusahaan teknologi finansial yang ingin menjangkau pengusaha mikro, terutama di luar jangkauan bank.
Melalui kemitraan ini, Kredit Pintar berupaya mengintegrasikan layanan pinjaman daring dengan ekosistem usaha kecil yang selama ini banyak bergantung pada modal pribadi atau arisan komunitas. Presiden Direktur Kredit Pintar Ronny Kasim mengatakan sinergi dengan komunitas diperlukan untuk membangun ekosistem finansial yang berkelanjutan dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Sinergi ini penting untuk memperkuat ekosistem finansial yang berkelanjutan sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Ronny. Ia menambahkan, “Kami ingin membuktikan bahwa layanan keuangan digital dapat menjadi solusi yang inklusif, mudah dijangkau, serta aman digunakan.”

