KuCoin disebut sebagai salah satu bursa kripto dengan pertumbuhan terkuat di antara bursa kripto terpusat (centralized exchange/CEX) dalam “CryptoQuant Annual Exchange Leader Report 2025”. Laporan tersebut menyoroti peningkatan KuCoin pada perdagangan Bitcoin spot, aktivitas spot secara keseluruhan, serta pasar derivatif.
Dalam kategori pertumbuhan perdagangan Bitcoin spot, laporan itu mencatat bahwa laju pertumbuhan pada 2025 dipimpin bursa berukuran menengah, bukan bursa terbesar. KuCoin dilaporkan mengalami kenaikan aktivitas perdagangan Bitcoin spot sebesar 64% dan masuk dalam kelompok “Pemimpin Pertumbuhan Bitcoin Spot”.
Laporan tersebut juga menilai kinerja itu menunjukkan KuCoin mampu meningkatkan pangsa pasar Bitcoin dari sejumlah platform besar di tengah dinamika perdagangan aset kripto.
Untuk keseluruhan aktivitas perdagangan spot, KuCoin membukukan pertumbuhan 51% dan tercantum dalam peringkat tiga besar bursa global dengan pertumbuhan perdagangan spot terpesat.
Di segmen derivatif, CryptoQuant menyoroti posisi KuCoin pada perdagangan perpetual yang berfokus pada altcoin. Produk derivatif yang melibatkan altcoin di luar delapan besar kapitalisasi pasar bersama dengan delapan altcoin utama disebut menyumbang lebih dari 50% volume perdagangan perpetual di KuCoin. Dalam segmen tersebut, KuCoin disebut menempati peringkat dua besar bursa global.
Laporan itu juga mencatat bahwa dominasi pasar mata uang lokal di luar pasar berdenominasi dolar AS semakin bersifat regional dan terkonsentrasi. KuCoin disebut terus memperkuat likuiditas mata uang fiat dalam denominasi AUD, EUR, dan BRL untuk memperluas daya saing di berbagai pasar.
CEO KuCoin, BC Wong, mengatakan pertumbuhan di pasar aset digital perlu dibangun di atas struktur yang kuat, transparansi, dan kepatuhan regulasi. Ia menyebut pertumbuhan berkelanjutan dalam perdagangan spot dan derivatif sebagai hasil investasi jangka panjang pada infrastruktur likuiditas, kedalaman produk, serta standar manajemen risiko. Wong juga menyatakan perusahaan memperkuat kanal uang fiat dan kerangka transparansi untuk membangun lingkungan yang aman dan memenuhi regulasi guna mendukung partisipasi yang bertanggung jawab di pasar global.
Laporan CryptoQuant 2025 turut menekankan pentingnya metode evaluasi yang lebih komprehensif untuk menilai kekuatan sebuah bursa, termasuk aspek transparansi, struktur cadangan, keseimbangan jenis perdagangan, serta pertumbuhan, tidak hanya volume perdagangan semata.
KuCoin berdiri pada 2017 dan menyebut telah digunakan lebih dari 40 juta pengguna di lebih dari 200 negara dan wilayah. Platform ini menyediakan layanan aset digital, termasuk akses ke lebih dari 1.000 token, spot trading, futures trading, institutional wealth management, serta dompet Web3. KuCoin juga menyatakan telah memperoleh sertifikasi SOC 2 Type II dan ISO 27001:2022, serta memiliki registrasi AUSTRAC di Australia dan lisensi MiCA di Austria.

