BERITA TERKINI
Literasi Keuangan Mahasiswa Dinilai Masih Rendah, Prodi Akuntansi UMGO Gelar Workshop Bersama BEI

Literasi Keuangan Mahasiswa Dinilai Masih Rendah, Prodi Akuntansi UMGO Gelar Workshop Bersama BEI

Rendahnya literasi keuangan di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan untuk mendorong partisipasi masyarakat pada investasi yang legal dan produktif. Kondisi tersebut mendorong Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menghadirkan edukasi langsung dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui workshop peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi mahasiswa.

Workshop digelar Selasa (10/3/2026) di Aula Lantai II LPPM UMGO. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BEI untuk memberikan pemahaman mengenai investasi serta mekanisme pasar modal kepada mahasiswa.

Ketua Prodi Akuntansi UMGO, Dr. Yuwin Ali, S.E., M.Ak, mengatakan peningkatan literasi keuangan di kalangan mahasiswa menjadi kebutuhan penting di tengah berkembangnya berbagai platform investasi digital. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya memahami teori akuntansi di ruang kuliah, tetapi juga perlu dibekali kemampuan mengelola keuangan dan memahami investasi secara tepat.

“Mahasiswa perlu memiliki literasi keuangan yang baik agar mampu mengambil keputusan finansial secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Yuwin. Ia menambahkan, melalui workshop tersebut mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai instrumen investasi sekaligus memahami bagaimana sistem pasar modal bekerja secara transparan dan terstruktur.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo Bursa Efek Indonesia, Mario Irot, S.E., M.M, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Mario menekankan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda, seiring pasar modal yang kian terbuka bagi masyarakat luas, termasuk mahasiswa.

“Namun sebelum terjun berinvestasi, mereka harus memahami mekanisme pasar modal, termasuk peluang dan risiko yang ada,” kata Mario. Ia juga mengingatkan pentingnya edukasi investasi untuk mencegah masyarakat, khususnya generasi muda, terjebak dalam praktik investasi ilegal atau skema keuangan yang tidak jelas.

Diskusi berlangsung interaktif dan mencerminkan tingginya minat mahasiswa untuk memahami peluang investasi di pasar modal. Bagi Prodi Akuntansi UMGO, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memberikan wawasan praktis sesuai perkembangan sektor keuangan.

Di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks, literasi keuangan dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam mengelola masa depan finansial secara lebih cerdas, sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam investasi yang legal dan produktif.