BERITA TERKINI
Menkeu Minta Publik Tenang Hadapi Isu Resesi, Prediksi Minyak US$200 per Barel Dinilai Spekulatif

Menkeu Minta Publik Tenang Hadapi Isu Resesi, Prediksi Minyak US$200 per Barel Dinilai Spekulatif

Menghadapi ancaman krisis ekonomi global, pejabat negara dinilai perlu tetap tenang dan optimistis agar tidak memicu kepanikan di masyarakat. Sikap itu, antara lain, tercermin dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang meminta masyarakat tetap tenang dalam menyikapi isu potensi resesi ekonomi.

Menurut pandangan yang disampaikan dalam tulisan opini, ketenangan pejabat yang mengurusi keuangan negara penting untuk menjaga kepercayaan publik. Jika pejabat terlihat gagap dan tidak siap menghadapi tekanan ekonomi dunia, dikhawatirkan masyarakat menjadi terlalu cemas, memicu perilaku panic buying, atau berkembangnya keresahan berlebihan.

Dalam berbagai pemberitaan media massa, Purbaya juga menilai sejumlah prediksi yang menyebut ekonomi Indonesia akan mengalami tekanan berat dalam waktu dekat kerap dibangun di atas asumsi yang tidak realistis. Salah satu contoh yang disorot adalah prediksi lonjakan harga minyak dunia hingga mencapai level ekstrem.

Menkeu menyatakan prediksi harga minyak mencapai US$ 200 per barel bersifat spekulatif. Ia menambahkan, jika dalam dua bulan ke depan harga minyak dunia benar-benar melambung hingga US$ 200 per barel, dampaknya tidak hanya dirasakan Indonesia, tetapi juga berpotensi memukul perekonomian dunia dan memicu resesi secara lebih luas.