PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR DIY mengusulkan rasio dividen tunai minimal 40% dari laba bersih setelah pajak untuk tahun buku 2025. Rencana pembagian dividen tersebut akan dimintakan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) mendatang.
Usulan dividen ini disampaikan seiring penguatan kinerja keuangan perseroan sepanjang 2025. MDIY membukukan pendapatan sebesar Rp 7,92 triliun pada 2025, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6,78 triliun. Laba usaha juga naik menjadi Rp 1,65 triliun dari sebelumnya Rp 1,58 triliun.
Pertumbuhan kinerja tersebut turut mendorong laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 1,10 triliun pada 2025, dibandingkan Rp 1,07 triliun pada tahun sebelumnya. Laba per saham tercatat meningkat dari Rp 42,63 menjadi Rp 44,03 per saham.
Sekretaris Perusahaan MDIY, Janina Maia, menyatakan perseroan menutup tahun 2025 dengan akselerasi yang kuat, terutama pada kuartal IV. Laba bersih kuartal IV-2025 tumbuh 16,2% secara tahunan menjadi Rp 338,6 miliar. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan ketangguhan model bisnis berbasis nilai di tengah dinamika kondisi makroekonomi.
Dari sisi ekspansi, MR DIY Indonesia membuka 272 toko baru sepanjang 2025, melampaui target ekspansi yang telah ditetapkan. Perseroan menyebut ekspansi tetap dilakukan dengan disiplin alokasi modal dan ditopang kemampuan menghasilkan kas internal yang kuat.
Hal itu tercermin dari arus kas operasional yang meningkat 70,2% secara tahunan menjadi Rp 1,3 triliun. Di sisi lain, perseroan mempertahankan rasio gearing pada level 0,4 kali, yang mencerminkan ketahanan finansial serta struktur permodalan yang pruden.

