Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar Edukasi Keuangan Syariah bagi kalangan generasi muda di Aula Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros, Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti 300 peserta yang terdiri dari pengajar dan pelajar.
Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) sekaligus mendukung implementasi program Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS). Pernyataan itu disampaikan Muchlasin pada Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam edukasi tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai prinsip keuangan syariah, pengelolaan keuangan yang bijak, serta pengenalan produk dan layanan perbankan syariah. Muchlasin menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai syariah dalam pengelolaan keuangan sejak usia muda.
Menurut Muchlasin, keuangan syariah mengajarkan nilai kejujuran, keadilan, dan keberkahan. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan harta dalam Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga tanggung jawab dan kemanfaatan. Dengan memahami perbankan dan produk keuangan syariah, para santri diharapkan menjadi generasi yang cerdas secara finansial sekaligus berpegang pada nilai-nilai syariah.
Pada kesempatan yang sama, Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Makassar, Sukma Dwie Priardi, menyampaikan bahwa literasi masyarakat terhadap perbankan syariah masih perlu ditingkatkan agar pemanfaatan layanan keuangan syariah dapat berkembang lebih luas. Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami produk dan layanan yang tersedia. Sukma juga menyebut industri perbankan syariah terus berproses serta diawasi oleh Dewan Syariah Nasional dan OJK.
OJK berharap edukasi ini tidak hanya memperkuat pemahaman teori, tetapi juga mendorong penerapan prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan keuangan pribadi. Ke depan, OJK bersama para pemangku kepentingan berencana memperluas pelaksanaan edukasi dan inklusi keuangan syariah di berbagai lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin, Dewan Pembina SPIDI Female Boarding School dan SADIQ M. Safwan, serta Regional CEO BSI Makassar Sukma Dwie Priardi.

