BERITA TERKINI
OJK Sulselbar Gelar Edukasi Keuangan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Makassar

OJK Sulselbar Gelar Edukasi Keuangan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Makassar

MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar Edukasi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas dalam rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (Gerak Syariah). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026, di SLB-A Yayasan YPKCNI Sulawesi Selatan.

Program edukasi tersebut diikuti 48 peserta yang berasal dari SLB tuna grahita, panti cacat netra, serta pengurus Yayasan YPKCNI Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung hangat dan disambut antusias sebagai upaya menghadirkan literasi keuangan yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan perlu menjangkau seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Ia menyampaikan bahwa setiap individu berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk memahami dan mengelola keuangan dengan baik.

“Setiap individu berhak memiliki kesempatan yang sama untuk memahami dan mengelola keuangannya dengan baik. Melalui kegiatan ini, OJK ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas juga mendapatkan akses pengetahuan keuangan yang memadai sehingga dapat lebih mandiri dan percaya diri dalam merencanakan keuangan,” kata Muchlasin.

Dalam kegiatan tersebut, OJK Sulselbar juga menyerahkan santunan kepada para pelajar, penyandang disabilitas kurang mampu, serta kepada pihak yayasan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pendidikan dan pembinaan bagi penyandang disabilitas.

Materi edukasi yang disampaikan mencakup pengenalan peran dan fungsi OJK serta pentingnya menabung. Penyampaian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini, serta mendorong kepercayaan diri penyandang disabilitas dalam mengakses layanan keuangan formal.

Untuk memudahkan peserta, metode penyampaian dibuat lebih atraktif, sederhana, dan mudah dipahami. Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan organisasi internal pegawai OJK, yakni Kerohanian Islam OJK, serta menjadi bagian dari program budaya kerja OJK Berbagi di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Kolaborasi tersebut disebut sebagai wujud kepedulian sosial insan OJK untuk berbagi kepada sesama, terutama kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.