BERITA TERKINI
Pakar: Serangan AS ke Infrastruktur Energi Iran Berisiko Picu Krisis Ekonomi Global

Pakar: Serangan AS ke Infrastruktur Energi Iran Berisiko Picu Krisis Ekonomi Global

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat, memunculkan kekhawatiran para ahli mengenai dampak yang bisa meluas hingga perekonomian dunia. Salah satu risiko yang disorot adalah kemungkinan krisis ekonomi global jika konflik menyasar sektor energi.

Ali Vaez dari International Crisis Group menilai penundaan 10 hari yang dilakukan Presiden Donald Trump sebelum menindaklanjuti ancamannya terhadap sektor energi Iran memiliki tujuan ganda. Menurut Vaez, langkah itu dimaksudkan untuk menenangkan pasar global sekaligus memberi waktu bagi Amerika Serikat menyiapkan opsi militer yang lebih luas.

Meski demikian, Vaez pesimistis diplomasi akan berhasil pada tahap ini. Ia menilai tidak ada pihak yang mampu memberikan pukulan telak kepada lawannya dan keduanya juga tidak memiliki strategi keluar yang jelas. “Ini menciptakan situasi impas yang justru berpotensi memicu eskalasi lebih lanjut daripada penyelesaian damai,” kata Vaez, seperti dikutip Al Jazeera, Sabtu (28/3/2026).

Vaez menambahkan bahwa kedua pihak masih memiliki “kartu di tangan” yang dapat dimainkan. Ia memprediksi langkah berikutnya dapat mengarah pada kemungkinan invasi darat oleh AS, sementara Iran berpeluang merespons dengan serangan yang lebih intensif terhadap pasukan Amerika di Timur Tengah.

Menurut Vaez, serangan AS terhadap infrastruktur energi Iran akan menjadi “bencana bagi kawasan” dan bahkan berpotensi memicu krisis ekonomi global. Ia juga memperingatkan konflik dapat berubah menjadi perang berkepanjangan yang sulit diakhiri, dengan dampak luas bagi ekonomi serta keamanan regional.

Dengan situasi yang kian memanas, risiko meluasnya perang dan efek ekonomi global disebut menjadi ancaman nyata yang perlu diwaspadai.