BERITA TERKINI
Timothy Ronald: Era Kelas Menengah Berakhir, Generasi Muda Diminta Bersiap

Timothy Ronald: Era Kelas Menengah Berakhir, Generasi Muda Diminta Bersiap

Jakarta — Timothy Ronald kembali menjadi sorotan setelah merilis video yang berisi peringatan mengenai kondisi ekonomi di masa depan. Dalam video tersebut, Co-Founder Akademi Crypto itu menegaskan bahwa era kelas menengah telah usai dan perubahan terjadi sangat cepat.

Ia menyampaikan bahwa pandangannya didasarkan pada pengamatan terhadap perkembangan ekonomi global dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, masih banyak orang yang belum menyadari adanya perubahan fundamental dalam sistem ekonomi dunia.

Timothy menilai, generasi sebelumnya masih bisa hidup nyaman dengan pekerjaan biasa. Namun, ia berpendapat situasi itu tidak lagi berlaku bagi generasi saat ini karena kenaikan harga properti dan biaya hidup dinilai jauh melampaui pertumbuhan gaji. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat sejumlah nasihat yang umum disampaikan orang tua pada masa lalu terasa kurang relevan bagi generasi sekarang.

“Era lo ibaratnya bisa hidup nyaman sebagai kelas menengah, kerja biasa aja untuk dapat rumah dan punya satu mobil, itu sudah hilang,” ujar Timothy Ronald dalam unggahan YouTube berjudul Selamat Tinggal Kelas Menengah, Kamis (26/03).

Ia juga menggambarkan dunia yang bergerak menuju sistem yang lebih menguntungkan pemilik aset. Dalam pandangannya, ke depan masyarakat akan menghadapi pilihan yang semakin tegas: menjadi pemilik aset atau menjadi penyewa aset. Ia memperkirakan generasi muda akan semakin sulit memiliki rumah, kendaraan, dan aset lain yang sebelumnya masih dapat dijangkau kelas menengah, seiring meningkatnya dominasi sistem sewa.

“Dunia ini akan dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas para elit dan kelasnya budak,” ucapnya.

Selain faktor ekonomi, Timothy turut menyoroti perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan. Ia menilai kemajuan teknologi tersebut dapat semakin menekan posisi kelas menengah, terutama karena pekerjaan berbasis komputer disebutnya berpotensi lebih cepat tergantikan.

Ia juga mengingatkan bahwa sebagian orang tampak mapan, tetapi sebenarnya bergantung pada utang. Menurutnya, kondisi ini membuat kelas menengah semakin rentan melemah dan perlahan turun ke kelas bawah.

Di akhir pernyataannya, Timothy menegaskan video tersebut dibuat sebagai peringatan agar generasi muda lebih siap menghadapi perubahan yang terjadi. Ia berharap masyarakat mulai menyesuaikan pola pikir agar tidak tertinggal dalam perubahan besar yang sedang berlangsung.