BERITA TERKINI
UNJA dan UIN Alauddin Makassar Jajaki Kolaborasi Digital untuk Penguatan Penjaminan Mutu

UNJA dan UIN Alauddin Makassar Jajaki Kolaborasi Digital untuk Penguatan Penjaminan Mutu

Universitas Jambi (UNJA) menerima kunjungan kerja Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar untuk studi banding dan penguatan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Lantai 4, Gedung UNIFAC UNJA, Senin (20/4).

Kegiatan ini dihadiri Kepala LPMPP UNJA Prof. Dr. Sunarti, Sekretaris LPMPP Ir. Yulia Morsa Said, M.T., serta jajaran anggota. Dalam sambutannya, Sunarti memaparkan capaian UNJA dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait peningkatan akreditasi institusi.

Sunarti menyampaikan bahwa UNJA berkomitmen meningkatkan standar kualitas pendidikan. Ia menjelaskan, pada periode 2020–2021 UNJA memiliki 10 program studi berakreditasi “Unggul” atau “A”, sementara saat ini jumlahnya meningkat menjadi 41 program studi.

Menurut Sunarti, capaian tersebut didukung penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dikelola secara konsisten. UNJA juga tengah melakukan revisi menyeluruh dokumen mutu agar selaras dengan standar terbaru.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala UPA TIK UNJA Pradita Eko Prasetyo Utomo memperkenalkan Srikandi, aplikasi yang dikembangkan untuk digitalisasi data kinerja. Aplikasi tersebut mengintegrasikan proses penjaminan mutu internal secara daring dan transparan, dengan sebagian besar data pada dashboard dapat diakses publik.

Dari pihak UIN Alauddin Makassar, Ketua LPM H. Muhammad Nur Akbar Rasyid mengapresiasi sambutan UNJA sekaligus memaparkan inovasi digital di kampusnya, yakni SIAMIN (Sistem Audit Mutu Internal). Ia menyebut aplikasi tersebut baru dikembangkan untuk pelaksanaan audit mutu internal pada tahun lalu.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga menyinggung peluang kolaborasi antara aplikasi Srikandi dan SIAMIN untuk saling melengkapi dalam memperkuat penjaminan mutu perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi teknis terkait sistem informasi, sesi foto bersama, serta pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi antarlembaga.