BERITA TERKINI
VGU Gelar Pelatihan Manajemen untuk Pusat Keuangan Internasional Vietnam, Tekankan Penguatan SDM

VGU Gelar Pelatihan Manajemen untuk Pusat Keuangan Internasional Vietnam, Tekankan Penguatan SDM

Vietnamese-German University (VGU) berperan dalam penyediaan pelatihan manajemen bagi Pusat Keuangan Internasional Vietnam melalui rangkaian kursus yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pengelola pusat keuangan tersebut. Program pelatihan ini berlangsung dalam beberapa sesi, mulai dari pengenalan konsep hingga pembahasan strategi peningkatan daya saing di pasar global.

Sesi IFC01 memaparkan peran, fungsi, proses pendirian, dan operasional Pusat Keuangan Internasional Vietnam. IFC02 berfokus pada pasar keuangan, perbankan sentral, serta stabilitas makroekonomi. Sesi terbaru, IFC03, membahas desain produk keuangan khusus dan strategi penarikan modal untuk meningkatkan daya saing pusat tersebut di pasar global.

Pelatihan ini diajar langsung oleh Hubertus Vaeth, CEO pendiri Frankfurt Main Finance sekaligus Wakil Presiden pendiri Global Alliance of International Financial Centers. Keterlibatan Vaeth disebut sebagai bagian dari hubungan bilateral yang erat antara Vietnam dan Jerman, dengan VGU berperan sebagai jembatan penghubung.

Dalam pemaparannya, Vaeth menekankan bahwa prioritas utama pengembangan pusat keuangan adalah talenta, terutama untuk membangun kemampuan manajemen dan implementasi. Setelah itu, ia menyoroti pentingnya keterampilan teknis karena industri keuangan dinilai semakin digerakkan oleh teknologi. Ia menyebut kemampuan pengembangan perangkat lunak dan pengembangan sistem manajemen risiko modern sebagai bagian dari keterampilan yang akan diajarkan.

Penekanan pada faktor sumber daya manusia juga disampaikan Wakil Perdana Menteri Nguyen Hoa Binh, yang menjabat Ketua Dewan Eksekutif Pusat Keuangan Internasional Vietnam, dalam upacara pembukaan pelatihan bagi personel manajemen pada pagi hari 27 Februari. Menurutnya, pengembangan pusat keuangan perlu bertumpu pada lima elemen inti, yakni konektivitas global, infrastruktur hukum yang stabil dan transparan, sumber daya manusia berkualitas tinggi, kemampuan tata kelola sesuai standar internasional, serta ekosistem yang mendukung pembangunan.

Nguyen Hoa Binh menilai sumber daya manusia memegang peran sangat penting dalam memastikan kebijakan dan mekanisme dapat berjalan efektif. Ia menyatakan bahwa tanpa tim manajer yang memahami pasar keuangan internasional, serta para ahli yang mampu merancang produk, mengoperasikan infrastruktur perdagangan, dan memantau risiko, berbagai kebijakan canggih pun akan sulit efektif dalam praktik.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wakil Rektor VGU Ha Thuc Vien menyampaikan bahwa universitas memposisikan program pelatihan untuk Pusat Keuangan Internasional Vietnam dalam dua arah. Pertama, pelatihan jangka pendek dan menengah untuk mempercepat peningkatan kapasitas staf yang saat ini mengoperasikan pusat keuangan. Program ini berfokus pada pengetahuan praktis, diselenggarakan fleksibel dengan model berbasis kredit, serta menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring.

Arah kedua, menurut Ha Thuc Vien, adalah pengembangan program pelatihan mendalam dengan landasan akademis yang kuat melalui kuliah dari para ahli dan dosen internasional berpengalaman. Dalam kerangka ini, VGU menguraikan rencana penyelenggaraan program gelar sarjana, magister, dan doktor di bidang keuangan, ekonomi, dan manajemen untuk membekali peserta dengan pengetahuan akademis yang sistematis serta kemampuan bekerja jangka panjang dalam ekosistem keuangan internasional.

Saat ini, VGU menawarkan empat program sarjana dan dua program pascasarjana di bidang ekonomi dan manajemen. Salah satunya adalah program Magister Keuangan dan Ekonomi Global yang bekerja sama dengan Universitas Goethe Frankfurt, yang ditujukan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan tenaga kerja di pusat-pusat keuangan internasional. Pada 2026, VGU juga berencana meluncurkan program sarjana baru di bidang Manajemen Digital dan Bisnis Internasional untuk memperkuat ekosistem pelatihan jangka panjang dan terintegrasi.