BERITA TERKINI
Wawali Denpasar Resmikan Edukator Dewata pada Kick-Off SERAMBI BI 2026 di Renon

Wawali Denpasar Resmikan Edukator Dewata pada Kick-Off SERAMBI BI 2026 di Renon

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa meresmikan program Edukator Dewata dalam rangka Kick-Off Semarak Rupiah Ramadhan, Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri (SERAMBI) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di depan Museum Bajra Sandhi, Renon, Denpasar.

Kick-Off SERAMBI 2026 dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan Dr. I Wayan Ekadina, jajaran Forkopimda, perwakilan OJK, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Bali, FKUB, sejumlah organisasi kepemudaan, serta undangan terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif BI menghadirkan SERAMBI 2026 sebagai bentuk komitmen untuk memenuhi kebutuhan layanan penukaran uang bagi masyarakat Bali, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

“Program SERAMBI ini menjadi wujud nyata komitmen BI dalam menjaga ketersediaan Rupiah yang berkualitas, layak edar, dan terpercaya di Bali,” ujar Arya Wibawa.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan penukaran uang melalui jalur resmi yang disediakan. Pemerintah Kota Denpasar, kata dia, mendukung penuh program Edukator Dewata BI yang melibatkan perwakilan anak muda di Bali untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

“Edukator Dewata ini kami harap terus berjalan aktif mengedukasi masyarakat Bali tentang ciri keaslian uang, perawatan uang, serta penukaran uang pecahan kecil,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja mengatakan Kick-Off SERAMBI 2026 merupakan langkah persiapan layanan penukaran uang bagi masyarakat, terutama menjelang Nyepi dan Idul Fitri. Menurutnya, BI memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan layanan penukaran uang dengan kualitas baik dan pecahan yang sesuai.

Erwin menyampaikan SERAMBI 2026 akan digelar pada 13 Februari hingga 13 Maret 2026. BI Bali menyediakan 43 titik penukaran uang yang melibatkan 12 bank dengan total 169 layanan penukaran uang.

Ia juga melaporkan kebutuhan uang kartal masyarakat di Bali menjelang hari besar keagamaan diproyeksikan naik sekitar 6 persen, sejalan pertumbuhan ekonomi sebesar Rp3,3 triliun. Dari jumlah tersebut, pecahan besar diperkirakan mencapai Rp3,1 triliun, sedangkan sisanya merupakan pecahan kecil.

Selain layanan penukaran uang, BI Bali turut memperkenalkan program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah melalui Edukator Dewata. Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia juga menyalurkan bantuan sosial berupa 400 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.