Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mempercepat kegiatan eksplorasi sumber daya alam pada 2026, mencakup minyak dan gas bumi (migas), mineral, hingga batu bara. Percepatan ini akan dijalankan melalui Badan Geologi dan didukung pendanaan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Untuk 2026, anggaran Kementerian ESDM disebut bertambah Rp13,5 triliun, dari Rp8,1 triliun menjadi Rp21,6 triliun. Dukungan anggaran tersebut diharapkan memperkuat pelaksanaan program-program eksplorasi yang direncanakan pemerintah.
Adapun Badan Geologi ESDM memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp1,82 triliun untuk tahun depan. Anggaran ini akan banyak dimanfaatkan untuk pembiayaan program eksplorasi sumber daya alam.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyampaikan pemerintah akan kembali menggenjot kegiatan eksplorasi, sehingga tidak hanya diserahkan kepada badan usaha swasta. Dengan dukungan pendanaan dari anggaran negara, dia berharap tahapan eksplorasi dapat ditempuh dalam waktu yang lebih singkat.

