BERITA TERKINI
AXA Mandiri dan OJK Gelar Literasi Keuangan di Universitas Jember, Sasar Lebih dari 300 Mahasiswa

AXA Mandiri dan OJK Gelar Literasi Keuangan di Universitas Jember, Sasar Lebih dari 300 Mahasiswa

PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah asosiasi industri asuransi menggelar program literasi keuangan bagi mahasiswa di Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan di Universitas Jember (UNEJ) dan diikuti lebih dari 300 mahasiswa.

Program tersebut digelar OJK bersama pelaku industri asuransi, termasuk Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Dewan Asuransi Indonesia (DAI), serta AXA Mandiri. Inisiatif ini diarahkan untuk membangun kesadaran pengelolaan keuangan sejak dini di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya risiko finansial rumah tangga.

Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, menyampaikan bahwa literasi keuangan menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif. Dalam dialog literasi keuangan bersama Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, ia menekankan pentingnya pemahaman generasi muda dalam mengelola keuangan, membangun dana darurat, serta mengenali peran proteksi asuransi sebagai bagian dari ketahanan finansial.

Handojo juga menilai, tanpa pemahaman manajemen risiko, kelompok usia produktif rentan mengambil keputusan finansial jangka pendek yang berisiko bagi masa depan. Ia menyebut edukasi semacam ini penting karena mahasiswa saat ini merupakan calon tulang punggung ekonomi nasional.

Selain sesi diskusi, AXA Mandiri menghadirkan booth literasi keuangan interaktif. Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa dapat berkonsultasi, mengikuti simulasi pengelolaan risiko, serta mempelajari manfaat perlindungan asuransi secara lebih aplikatif. Pendekatan yang memadukan teori dan praktik ini disebut menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman peserta.

AXA Mandiri mencatat, sepanjang 2025 perusahaan telah menggelar 14 kegiatan literasi keuangan yang menjangkau sekitar 2.400 penerima manfaat. Sasaran kegiatan mencakup ibu rumah tangga, pelaku UMKM, mahasiswa, hingga karyawan, dengan fokus pada peningkatan kesadaran proteksi asuransi dan manajemen risiko untuk memperkuat ketahanan finansial keluarga maupun usaha.