BERITA TERKINI
Bank Indonesia dan BPS Jalin Kerja Sama Statistik Selama Lima Tahun

Bank Indonesia dan BPS Jalin Kerja Sama Statistik Selama Lima Tahun

Bandung – Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) resmi menjalin kerja sama di bidang statistik melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlaku selama lima tahun. Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan pertukaran data antara kedua lembaga.

Gubernur BI Darmin Nasution menyampaikan bahwa kerja sama ini mencakup berbagai aspek, antara lain pertukaran, perolehan, dan penyusunan data atau informasi statistik. Selain itu, forum koordinasi serta peningkatan sumber daya manusia juga menjadi bagian dari cakupan kerja sama tersebut.

"Kerja sama ini sangat penting karena data sektor riil dari BPS, baik di tingkat pusat maupun daerah, sangat dibutuhkan dalam pengambilan kebijakan BI, khususnya di bidang moneter, perbankan, dan sistem pembayaran," ujarnya di Bandung, Jumat (26/11/2010).

Sebaliknya, data keuangan dan moneter yang dimiliki BI juga menjadi sumber informasi bagi BPS untuk disajikan kembali kepada pemerintah dan masyarakat luas.

Kerja sama ini tidak hanya meliputi pertukaran data statistik yang sudah tersedia seperti produk domestik bruto, indeks harga konsumen, dan statistik perbankan. Namun, juga mencakup pengembangan data yang memerlukan pengolahan lebih lanjut, seperti inflasi inti dan financial social accounting matrix (FSAM). Pertukaran dan penyusunan data tersebut dilakukan dengan memperhatikan aspek kerahasiaan dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Proses pertukaran dan penyusunan data akan dijalankan melalui forum koordinasi yang dilakukan secara berkala maupun insidental. Selain itu, kedua institusi juga akan menyelenggarakan kegiatan pelatihan bersama, seminar, dan sosialisasi di bidang statistik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Nota kesepahaman ini menggantikan Piagam Kerjasama yang sebelumnya ditandatangani pada 19 Juni 2002 antara Gubernur BI dan Kepala BPS mengenai pelaksanaan kegiatan dan tukar menukar informasi/data statistik.

Diharapkan dengan kerja sama yang baru ini, kedua lembaga memiliki persepsi yang sama dan komitmen yang kuat dalam mendukung kebutuhan data statistik nasional.