MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Sumut. Paparan tersebut menyoroti sejumlah indikator, mulai dari pengentasan kemiskinan, ketenagakerjaan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data yang disampaikan, program pengentasan kemiskinan Pemerintah Provinsi Sumut menunjukkan penurunan angka kemiskinan. Persentase kemiskinan turun 0,63 poin, dari 7,99% pada 2024 menjadi 7,36% pada 2025, atau berkurang sebanyak 87.760 jiwa.
Di sektor ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja pada 2025 tercatat 72,29%, meningkat dibandingkan 71,36% pada 2024. Sementara itu, IPM juga naik 0,71 poin, dari 75,76 pada 2024 menjadi 76,47 pada 2025.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyampaikan perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita. Ia menyebut terjadi peningkatan dalam tiga tahun terakhir, dari Rp62,08 juta pada 2023 menjadi Rp67,42 juta pada 2024, dan Rp72,62 juta pada 2025.
“Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi, mengalami peningkatan PDRB per kapita dalam tiga tahun terakhir, peningkatan sebesar 8,60% yaitu dari Rp62,08 juta (2023) menjadi Rp67,42 juta tahun 2024 dan 2025 menjadi Rp72,62 juta atau sebesar 7,76%,” kata Bobby di ruang rapat paripurna DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (30/3/2026).
Selain indikator makro, Bobby memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumut. Pada 2025, PAD ditargetkan sekitar Rp12,7 triliun dengan realisasi Rp12,27 triliun. Adapun belanja daerah dialokasikan sebesar Rp12,5 triliun dengan realisasi Rp11,5 triliun atau 92%.
Ia menegaskan belanja daerah mengedepankan efisiensi, efektivitas, dan penghematan sesuai prioritas program daerah. “Belanja daerah mengedepankan efesiensi efektifitas dan penghematan sesuai dengan prioritas yang diharapkan dapat memberikan program-program prioritas daerah,” ujarnya.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, serta Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap. Hadir pula unsur Forkopimda Sumut, anggota DPRD Sumut, dan pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumut.