Sekadau – Bupati Sekadau Aron menegaskan pentingnya Forum Bersama Mitra Pembangunan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Aron menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak, termasuk dunia usaha, diperlukan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Pembangunan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Peran dunia usaha sangat penting melalui program CSR yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Aron saat menghadiri Forum Bersama Mitra Pembangunan Sekadau di Gedung PKK Sekadau, Senin (30/3/2026).
Ia menekankan CSR tidak semata dipandang sebagai kewajiban perusahaan, melainkan bentuk komitmen moral untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, forum tersebut dinilai penting sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi program antara pemerintah daerah dan pihak swasta.
“Melalui forum ini, kita harapkan program CSR dapat berjalan sesuai rencana yang telah disepakati bersama,” tambahnya.
Aron juga menyebut pemerintah daerah memiliki sejumlah prioritas pembangunan yang membutuhkan dukungan lintas sektor. Kontribusi CSR diharapkan dapat mempercepat realisasi program pembangunan yang sejalan dengan arah kebijakan daerah maupun program strategis nasional.
“Kami berharap kontribusi CSR dari perusahaan dapat menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah,” tegasnya.
Menurut Aron, dukungan dunia usaha telah dirasakan pada berbagai sektor strategis. Di bidang infrastruktur, perusahaan disebut turut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas umum serta akses jalan bagi masyarakat.
Di sektor pendidikan, program beasiswa dinilai penting untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di era globalisasi. “Anak-anak kita harus dipersiapkan untuk mampu berkompetisi, sehingga dukungan di bidang pendidikan sangat diperlukan,” katanya.
Sementara di bidang kesehatan, pemerintah daerah mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung program Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan yang telah berjalan dengan dukungan sejumlah perusahaan.