Kinerja perdagangan luar negeri Indonesia melemah pada akhir semester I-2025. Meski begitu, neraca dagang kembali mencatat surplus besar seiring penurunan impor yang lebih dalam dibanding ekspor.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Juni 2025 sebesar US$ 23,44 miliar. Nilai tersebut tumbuh 11,29% secara tahunan (year-on-year), namun turun 0,26% dibanding bulan sebelumnya (month-to-month).
Sementara itu, nilai impor pada Juni 2025 tercatat US$ 19,33 miliar. Angka ini meningkat 4,28% secara tahunan, tetapi turun 4,83% secara bulanan.
Dengan kondisi tersebut, penurunan impor yang lebih tajam dibanding ekspor menjadi faktor yang mendorong neraca dagang Indonesia kembali mencetak surplus jumbo.

