Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan akhir pekan dengan penurunan tajam pada Jumat (13/3/2026). Tekanan jual sepanjang sesi membuat indeks berakhir di zona merah dengan koreksi lebih dari tiga persen.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 224,9 poin atau 3,05% dan ditutup pada level 7.137,21. Penurunan ini lebih dalam dibandingkan penutupan Kamis (12/3/2026), ketika IHSG turun 27,28 poin atau 0,37% ke posisi 7.362,11.
Sejak pembukaan perdagangan, IHSG sudah bergerak melemah dan berada di level 7.338,82. Sepanjang hari, indeks cenderung bertahan di zona merah hingga menutup sesi dengan penurunan signifikan.
Dalam perdagangan Jumat tersebut, IHSG sempat mencatat level tertinggi harian di 7.350,28. Sementara tekanan jual mendorong indeks menyentuh level terendah di 7.132,21.
Aktivitas transaksi tercatat besar dengan nilai mencapai Rp13,77 triliun. Volume perdagangan tercatat 28,64 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,60 juta kali transaksi.
Pergerakan saham didominasi pelemahan. Sebanyak 629 saham turun, 104 saham menguat, dan 86 saham tidak berubah. Pelemahan juga terjadi pada mayoritas saham unggulan atau blue chips, yang terpantau berada di zona merah sepanjang perdagangan, mencerminkan aksi jual yang merata.

